Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kota santri Jombang harus bisa hidupkan wisata desa, ini provokasi Anggota DPR Surya Alam
HEADLINE

Kota santri Jombang harus bisa hidupkan wisata desa, ini provokasi Anggota DPR Surya Alam 

LENSAINDONESIA.COM: Potensi wisata desa menjadi alternatif dalam memajukan ekonomi masyarakat Jombang yang dikenal sebagai kota santri. Sehingga perlu adanya dorongan dari pemerintah dan peran aktif pelaku wisata dalam melihat lingkungan yang produktif.

Hal itu disampaikan Suryo Alam dalam pelatihan bersama Kementrian Pariwisata di Auala Pertemuan Hotel Yusro dengan pengembang dan pelaku usaha ekonomi wisata desa di Jawa Timur.

“Desa memiliki banyak potensi bisnis yang harus didorong dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya,” bebernya saat berkunjung di Jombang, Kamis (21/3/2019).

Selain itu, potensi wisata desa untuk memajukan ekonomi masyarakat tak akan bisa terwujud tanpa adanya peran serta dari pihak terkait, salah satunya adalah pemerintah. Melalui aspirasi dari masyarakat inilah pemerintah harus berperan aktif untuk menghidupkan wisata Desa.

:Yang kita lakukan ini merupakan upaya atau langkah dari legislatif. Di sini kita mendorong pada eksekutif baik Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Pusat,” ungkap Suryo.

“Untuk bisa membantu menghidupkan atau memajukan wisata Desa, khususnya di Jombang,” tambahnya di depan sejumlah wartawan di Jombang seolah bersemangat memprovokasi untuk berkembang.

Selama ini, yang menjadi pokok permasalahan dalam pengembangan wisata yakni terkait perijinan dan pengelolaannya. Sehingga menjadi penghambat berkembangnya potensi wisata desa yang dimiliki sebagai bagian eksplorasi kreatifitas yang menjadi daya tarik.

“Ya, masalah perijinan, siapa yang mengelola, atau bagaimana daya sinergitas antara masyarakat umum, dengan pemangku kebijakan Desa dan Kabupaten,” katanya.

“Namun yang menjadi kendala selama ini, ialah siapa yang mengelola wisata, dan apakah mereka diberi ijin apa tidak,” imbuh Suryo.

Sementara itu, dalam pengembangan ekonomi desa melalui wisata desa yang paling mendasar adalah bagaimana keterlibatan para pelaku wisata, dalam melakukan sinergitas dalam melakukan berbagai upaya peranan supporting.

Baca Juga:  Djaduk “Teater Gandrik” meninggal dunia, sutradarai “Para Pensiun” untuk Surabaya

“Misal masyarakat sekitar yang harus ikut berperan aktif dalam menyambut wisatawan yang datang, dan bagaimana pengelolaan wisata, mulai dari pemasaran, promosi wisata, itu sangat penting,” pungkasnya. @Obi