Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Bandit curanmor sadis digulung Polsek Tegalsari
Kapolsek Tegalsari Kompol David menujukkan tersangka dan barang bukti (rofik)
HEADLINE

Bandit curanmor sadis digulung Polsek Tegalsari 

LENSAINDONESIA.COM: Unit Reskrim Polsek Tegalsari meringkus tiga bandit curanmor dan seorang penadah barang hasil curian di Jl Lorong Olimpic, Urip Sumoharjo, Surabaya.

Masing-masing Teddy Rendiana Pribadi (23), warga Jl Keputran X, Edo Tri Saputra (25), warga JI Kaliasin II dan Pandu Dwi Satria Prabowo (24), warga Jl Keputran Panjunan III.

Selain itu, petugas juga membekuk sang penadah Agus Santoso (32) warga Jl Sidotopo Sekolahan Gang Buntu, yang selama ini menerima barang hasil curian.

Kapolsek Tegalsari Kompol David Priyo Prasojo mengatakan, dalam aksi pencurian motor di Jl Lorong Olimpic, terdapat 7 pelaku yang beraksi dengan cara merusak kunci motor. “Saat komplotan ini beraksi, diketahui korban IS (19) yang langsung berteriak,” terangnya.

Namun bukannya takut aksinya diketahui, para pelaku semakin menjadi. Berbekal pisau penghabisan, mereka langsung menghampiri saksi korban dan menyabetkan sajam sehingga menyebabkan jari dan kepala korban terluka. “Tiga pelaku membawa kabur motor, sementara empat lainnya menghampiri saksi korban dan merampas ponselnya. Mereka juga melukai korban dengan sabetan pisau penghabisan,” tambahnya.

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Zainul Abidin menambahkan lebih lanjut, pihaknya yang menerima laporan dari saksi korban, langsung melakukan penyelidikan. Kali pertama yang diamankan adalah Edo dan Teddy yang merupakan ketua komplotan bandit jalanan tersebut di Jl Majapahit.

“Usai menerima laporan korban, anggota langsung melakukan penyelidikan lalu menangkap dua pelaku yakni Teddy dan Edo yang merupakan leader komplotan ini,” jelas Iptu Abidin

Polisi lalu mengembangkan hasil penyelidikam dan menangkap tersangka Pandu dan Agus Santoso selaku penadah.

Dalam cacatan kepolisian, tiga dari empat tersangka ini merupakan residivis kasus serupa dan telah eberapa kali keluar masuk penjara. “Saat ini kami masih mengejar 4 pelaku lainnya,” pungkasnya. @rofik

Baca Juga:  Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron dikabarkan meninggal dunia