Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
DPRD Jatim minta pemerintah bangun bandara Kediri jika swasta urungkan niat
Samwil, anggota Komisi D DPRD Jawa Timur. FOTO: sarifa-LICOM
HEADLINE PROOTONOMI

DPRD Jatim minta pemerintah bangun bandara Kediri jika swasta urungkan niat 

LENSAINDONESIA.COM: Komisi D DPRD Jawa Timur mendorong pemerintah untuk membangun sendiri bandara di Kediri, jika pihak swasta keberatan adanya ketetapan pemerintah dengan memberlakukan konsesi 30 tahun harus kembali ke pemerintah.

“Konsesi 30 tahun harus kembali ke pemerintah itu sudah bagus. Biasanya idealnya antara 10 hingga 20 tahun saja. Pihak swasta mengerti kalau 10 hingga 20 tahun itu cuma balik modal saja,” ujar Samwil, anggota Komisi D DPRD Jatim, Selasa (26/03/2019).

Dikatakan oleh Samwil, jika nantinya pihak swasta mengurungkan niatnya, maka pembangunan bandara tersebut bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. “Bisa jadi sharing pembangunannya misalnya untuk urusan pembebasan lahannya ditanggung Pemprov atau Pemkab/Pemkot. Lalu pembangunannya bisa pusat,” paparnya.

Diterangkan oleh Samwil, sebenarnya pihak PT Surya Dhoho Investama (SDI) Gudang Garam mau membangun bandara karena untuk membantu operasional pihak investor sendiri. “Mereka punya pesawat dan helikopter sendiri dimana untuk menggunakan Bandara Juanda atau lainnya sewanya mahal. Oleh sebab itu mereka membuat sendiri. Namun, ditengah jalan ternyata investasinya mahal dan harus kembali ke pemerintah. Rupanya mereka keberatan untuk itu,” jelasnya.

Samwil berharap pemerintah tak perlu kawatir jika pihak swasta gagal untuk merealisasi pembangunan bandara tersebut. “Pemerintah punya anggaran untuk itu dan bisa direalisasi sendiri,” imbuh politisi Partai Demokrat ini.

Sebelumnya, pemerintah mensyaratkan adanya konsesi 30 tahun kembali ke pemerintah, investor pembangunan bandara di Kediri mulai berpikir ulang untuk membangunnya. Dampaknya, pihak investor pikir-pikir terlebih dahulu dan lakukan kaji ulang rencana untuk pembangunan bandara tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim Fattah Jasin mengatakan jika Bandara Kediri berhasil diwujudkan, maka akan menjadi bandara di Jawa Timur yang dikelola swasta. Skema investasi yang berlaku yakni Publik Private Partnership dengan pengelolaan akan dilakukan oleh investor.

Baca Juga:  Kinerja BPK dipuji Presiden, KAKI nilai Petahana layak dipertahankan

“Nanti tanggal 1 April diundang lagi rapat koordinasi bersama Kemenko Maritim dan Kemenhub di Kantor Kemenko Maritim di Jakarta. PT SDI tentu diundang. Ya, kami berharap jalan terus lah,” harap Fattah.@sarifa

CAPTION: 
Samwil, anggota Komisi D DPRD Jawa Timur. FOTO: sarifa-LICOM