Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Anggaran pelaksanaan Pemilu 2019 mencapai Rp25,59 triliun
Pemilu 2019. FOTO: ilustrasi
HEADLINE DEMOKRASI

Anggaran pelaksanaan Pemilu 2019 mencapai Rp25,59 triliun 

LENSAINDONESIA.COM: Anggaran penyelenggaran Pemilu 2019 (Pileg dan Pilpres) disebut mencapai Rp25,59 triliun.

Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementarian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, anggaran tersebut digelontorkan sejak 2017.

Menurutnya, untuk persiapan awal di 2017 sekitar Rp465,71 miliar. Kemudian pada 2018 alokasi mencapai Rp9,33 triliun dan pada 2019 jumlah yang dianggarkan sampai dengan Rp15,79 triliun.

“Jadi totalnya dalam tiga tahun itu kita menyiapkan anggaran sebanyak Rp25,59 triliun,” kata Askolani dalam keterangannya di laman resmi Kemenkeu, Rabu, 27 Maret 2019.

Dia menambahkan anggaran sebesar itu belum termasuk anggaran pengawasan dan kegiatan pendukung seperti keamanan, pendidikan, dan keterbukaan informasi untuk Pemilu 2019. Alokasi anggaran Rp25,59 triliun hanya untuk penyelenggaraan di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Ini komposisinya bisa beda-beda. Misalnya, anggaran di KPU untuk penyelenggaraan pemilu Rp25,59 triliun. Kalau untuk pengawasan mencapai Rp4,85 triliun. Kemudian kegiatan pendukung bisa mencapai Rp3,29 triliun,” ungkapnya.

Meski begitu, Askolani menyebut penggabungan Pemilu serentak menimbulkan efisiensi biaya seperti anggaran kotak suara, saksi, dan sebagainya. Jika sebelumnya pemerintah harus membiayai persiapan hingga pelaksanaan Pileg maupun Pilpres, kini pendanaannya bisa digabungkan.

“Memang salah satu tujuan kenapa digabung adalah untuk efisiensi biaya. Kita bayangkan setahun dua kali mengadakan, itu wasting time, SDM, biaya. Kita (sebelumnya) harus melakukan kegiatan dan sampai dua kali, (Pileg) April, kemudian (Pilpres) Oktober,” pungkasnya.@LI-13

Baca Juga:  Ansy Lema bicara persoalan perubahan iklim di forum internasional