Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pemerintah Jokowi terus genjot diklat gratis, separuh dari 131 juta angkatan kerja jebolan SMP dan SD
HEADLINE

Pemerintah Jokowi terus genjot diklat gratis, separuh dari 131 juta angkatan kerja jebolan SMP dan SD 

LENSAINDONESIA.COM: Menjelang akhir masa pemerintahan Jokowi-JK ini, upaya mengurangi angka pengangguran di Indonesia semakin gencar digenjot. Angkatan kerja saat ini mencapai 131 juta orang. Sekitar 58 persen di antaranya, lulusan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Termasuk, kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi jumlah pengangguran. Namun, data terbaru menyebutkan jumlah pengangguran lulusan SMK ini turun mencapai angka 11 persen.

Membantu berkurangnya angka pengangguran, Badan Pengembangan Sumber Daya Masyarakat (BPSDM) Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang digelar gratis di daerah-daerah.

Di Surabaya, misalnya, Diklat ini melalui lembaga diklat di bawah Kemenhub di Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya.

“DPM menjadi program unggulan pemerintah secara nasional dalam rangka memberdayakan masyarakat dan mengurangi pengangguran di Indonesia,” jelas Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Kemenhub Sri Lestari Rahayu.

“Kami BPSDM Perhubungan Kemenhub berkomitmen akan terus melaksanakan program DPM setiap tahunnya, karena ini memang kebijakan dari pemerintah kita saat ini,” tambahnya.

Lestari mengatakan, pihaknya mengapresiasi Poltekbang Surabaya berhasil menjalankan dengan baik program DPM di tahun 2019. DPM kali ini digelar 18-28 Maret 2019, meliputi empat bidang yaitu Teknik Las Listrik Liingkungan Bandar Udara 33 peserta, Teknik Perawatan AC Gedung Bandar Udara 22 peserta, Dangerous Goods 30 peserta dan Security Awarness 30 peserta.

Direktur Poltekbang Surabaya Setiyo berharap agar para lulusan DPM yang didominasi warga Jatim dan Jateng ini lebih mudah dalam mencari pekerjaan.

“Harapannya agar mereka lebih mudah mencari pekerjaan atau berwirausaha. Ada lagi peserta DPM yang masih belum selesai, yaitu security public area. Mereka setelah lulus akan langsung diterima kerja di dua perusahaan yang sudah melakukan kerjasama dengan kami (Poltekbang Surabaya),” imbuh Setiyo.

Baca Juga:  Target bisa ekspor, PT NJS hadirkan produk terbaru Swarowsky di Surabaya International Jewellery Fair 2019

Program DPM di Poltekbang Surabaya tahun 2019 ini, lanjut dia, meliputi tiga jenis diklat yaitu revitalisasi SMK, community development, serta safety and security bandara.

Sekedar diketahui, pelaksanaan DPM kali ini digelar bersamaan dengan HUT Poltekbang Surabaya yang ke-29 tahun. Acara puncak telah digelar pada 23 Maret 2019 dengan menghadirkan bintang tamu Kotak Band.

Kotak Band yang digawangi vokalis Tantri Syalindri itu pun berhasil membuat para penonton yang didominasi para taruna taruni juga civitas akademika Poltekbang Surabaya terhibur dengan suara khas dan style ala rocker yang dibawakan Tantri yang kini telah menggunakan hijab.

Sejumlah judul lagu yang dibawakan Kotak Band adalah Masih Cinta, Beraksi, Haters, Tinggalkan Saja hingga Pelan-Pelan Saja. @sarifa