Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
20 grup masuk nominator Festival Band Milenial Kombatan “Jangan Golput” dan “Pemilu Damai”, Bung!
Entertain

20 grup masuk nominator Festival Band Milenial Kombatan “Jangan Golput” dan “Pemilu Damai”, Bung! 

LENSAINDONESI.COM: Festival Band kreasi milenial “Jangan Golput” menyambut Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 yang diikuti peserta dari wilayah Jakarta – Banten – Jabar, akhirnya menetapkan 20 band yang layak masuk final. Penyelenggara Kombatan (Komunitas Banteng Asli Nusantara) menjadikan event ini untuk mengajak pemilu damai dan jangan Golput.

“Semua peserta kalangan milenial, sebanyak 70 persen grup band finalis ber-genre musik rock,” kata Ketua Panitia, Cak Munir, di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Festival dipersiapkan sejak tiga bulan lalu ini, jumlah peserta yang masuk seleksi mencapai 42 band. Di antara peserta dari ketiga provinsi itu, terbanyak dari Jakarta. Jika jumlah peserta tidak dibatasi, sangat mungkin jauh lebih besar.

Menurut Cak Munir, seleksi terhadap para peserta dilakukan dengan pola yang sangat efektif. Masing-masing peserta diseleksi lewat rekaman video saat membawakan sebuah lagu yang diikutkan lomba. Jumlah lagu yang dibawakan dibatasi satu lagu dan bebas.

“Setelah diseleksi dan diketahui pemenangnya, hasilnya kita umumkan. Masing-masing kita hubungi untuk dikumpulkan technical meeting dan mengambil nomer peserta final pada 7 April lalu,” jelas Cak Munir.

Ketua Umum Kombatan Budi Mulyawan mengakui soal gelar kreasi milenial tersebut mengambil tema “Jangan Golput”, karena pihaknya mengendus indikasi ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memetakan pemilih yang masih belum punya pilihan khususnya di Pilpres untuk Golput.

“Mereka paham siapa di antara pemilih yang masih bisa berubah pilihannya menurut lembaga survei jumlahnya mencapai 16,9 persen dan yang belum menentukan pilihan 7 persen, mana yang masih bisa didorong memilih dan mana yang harus di-Golput-kan,” tegas Budi Mulyawan yang akrab disapa Cepy

Begitu pula tentang tema pemilu damai, menurut Budi Mulyawan, perlu ditekankan kembali sebagai antisipasi agar masyarakat, khususnya kalangan milenial tidak terprovokasi pihak-pihak yang berniat merusak proses demokrasi di tanah air. Karena ada pihak-pihak yang menakut-nakuti seolah meneror ketenangan masyarakat.

Baca Juga:  Target bisa ekspor, PT NJS hadirkan produk terbaru Swarowsky di Surabaya International Jewellery Fair 2019

“Rakyat sudah cerdas , tentu menghendaki pemilu berlangsung damai. Contoh, pernyataan Amien Rais yang tidak mencerminkan kearifan politisi senior, akan mengerahkan people power jika tidak puas jalannya Pemilu, menunjukkan kepanikan jagonya terancam kalah. Kita harus jaga jangan sampai ada upaya-upaya yang mengganggu ketenangan masyarakat,” tambah Budi Mulyawan. @iksan

Foto:
Para finalis Festival Band Kreasi Milenial Kombatan “Jangan Golput” dan Pemilu Damai”. @iksan