Advertisement
LENSAINDONESIA.COM: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mengatakan ribuan tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta teridentifikasi rawan terjadi kecurangan.
Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengatakan, dari total ada 8.000 TPS yang teridentifikasi rawan tersebut 4.000 di antaranya berada di Jakarta Barat.
“Dari identifikasi kita di Jakarta Barat, sekitar empat ribu TPS rawan kecurangan,” katanya di Jakarta Utara, Selasa (16/04/2019).
Dia mengatakan ada beberapa indikator yang membuat Jakarta Barat menyandang status tersebut. Pertama, kata Puadi, Jakarta Barat masuk area abu-abu atau grey area.
Selain itu, lanjutnya, ada TPS yang berdiri di tempat padat penduduk seperti apartemen serta beberapa TPS yang dekat dengan sekolah dan kampus. Apalagi, pelanggaran pemilu sempat terjadi pada Pilkada Jakarta lalu.
Saat Pilkada lalu, kata Puadi, ada pembagian sembako di Jakarta Barat. Pengawas Pemilu waktu itu menyita enam truk sembako di Kalideres, dan masing-masing tiga truk sembako di Kebon Jeruk dan Palmerah. “Ini indikasi kerawanan yang harus diantisipasi pada pemilu 2019,” tandas dia.@LI-13
Berikut rincian TPS di Jakarta yang masuk dalam kategori rawan:
1. Jakarta Barat : 4.137 TPS
2. Jakarta Timur : 2.488 TPS
3. Jakarta Selatan : 826 TPS
4. Jakarta Pusat : 457 TPS
5. Jakarta Utara : 239 TPS
6. Kepulauan Seribu : 57 TPS