Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tangkap politisi Gerindra di Surabaya dan Lamongan, polisi amankan uang Rp 1,2 miliar
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. FOTO: Istimewa
HEADLINE DEMOKRASI

Tangkap politisi Gerindra di Surabaya dan Lamongan, polisi amankan uang Rp 1,2 miliar 

LENSAINDONESIA.COM: Jajaran kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menangkap sejumlah kader Partai Gerindra di Surabaya dan Kabupaten Lamongan terkait dugaan money politic Pemilu 2019.

Tangkap tangan ini dilakukan oleh Polrestabes Surabaya dan Polres Lamongan.

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti uang senilai Rp 1 miliar dan Rp259 juta.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menyampaikan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

“Ada dua wilayah yang kita lakukan tangkap tangan. Dugaan sementara adanya money politic yang terjadi. Yang pertama itu kita dapati beberapa hal mengenai uang Rp 1 miliar,” ungkapnya di Surabaya, Selasa (16/04/2019).

Barung mengatakan, barang bukti uang senilai Rp259 juta ditemukan di wilayah Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya. Uang tersebut diduga akan dipakai untuk kegiatan politik (serangan fajar) menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 pada hari Rabu 17 April 2019 esok.

Sayangnya, Barung belum bersedia merinci identitas para politisi Partai Gerindra yang tertangkap tersebut. Namun ia menyebut bahwa yang ditangkap di Lamongan merupakan dua anggota Caleg Partai Gerindra. Sementara yang ditangkap di Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya diantaranya, Ketua DPC Partai Gerindra Tulungagung dan Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim.

“Pengakuan mereka (uang) untuk saksi, kalau untuk saksi tentunya tidak dilakukan pada pukul 00.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB. Dan, ini sesuai dengan apa yang kita temukan di lapangan,” tandasnya.

Diketahui, penangkapan terhadap kader partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut terjadi pada hari Selasa (16/4/2019) dini hari tadi. Di Lamongan, polisi menangkap sekitar pukul 00.30 WIB dini hari tadi. Sedangkan di Surabaya, terjadi pada pukul 05.00 WIB pagi.

Saat ini penanganan perkara money politic sudah diserahkan ke pihak Bawaslu dan Sentra Gakkumdu setempat sesuai dengan lokasi terungkap. Berikut barang bukti uang yang ditemukan.@LI-13

Baca Juga:  Momok intoleransi incar kalangan terpelajar, Praktisi: Harus ada kebijakan yang imperatif

CAPTION: Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. FOTO: Istimewa