Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Unggul hitung cepat Pilpres, ini tiga poin pernyataan kenegarawanan Jokowi
HEADLINE

Unggul hitung cepat Pilpres, ini tiga poin pernyataan kenegarawanan Jokowi 

LENSAINDONESIA.COM: Hitung cepat quick count dan exit poll Rabu sore (17/4/2019), mengumumkan pasangan Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin unggul dan memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Pemilu serentak sejak Rabu (17/4/2019) pagi.

Calon presiden petahana Jokowi menyikapi secara arif hasil hitung cepat berbagai lembaga survei itu. Jokowi menyampaikan pernyataan politik bernada mendinginkan suasana rakyat Indonesia yang baru disibukkan hajat nasional pesta demokrasi hingga berjalan aman dan damai.

“Pertama, terima kasih dan TNI Polri menjamin ketertiban, sehingga berjalan dengan baik,” kata Jokowi di depan pers di Djakarta Theater, Jakarta, tempat berkumpulnya para relawan Tim Kemenangan Nasional (TKN), Rabu sore (17/4/2019).

Ada tiga poin pernyatan politik Jokowi di depan awak pers. Poin kedua, meski hasil hitung cepat mengumumkan pihaknya unggul suara rakyat Indonesia untuk memimpin kembali, Jokowi bersikap arif minta pendukungnya bersabar sampai ada pengumuman resmi hasil perhitungan manual yang dikeluarkan Komisi Penyelenggaraan Pemilu (KPU). Jokowi menegaskan hasil hitung cepat sebagai indikasi.

“Dari indikasi quick count dan Exit Poll itu, kita harus tetap bersabar menunggu hasil KPU,” kata Jokowi yang didampingi KH Ma’ruf Amin.

Pernyataan politik berdurasi singkat itu, Jokowi juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali melakukan aktifitas seperti biasa dan menjaga persatuan dan kerukunan.

“Kita harus bersatu menjaga kerukunan,” pesan Jokowi terkesan menunjukkan sikap kenegarawanannya sebagai calon presiden petahana.

Usai Jokowi menyampaikan pernyataan tidak lebih 10 menit itu, seluruh relawan dari berbagai elemen yang berkumpul di Djakarta Theater pun tak henti-hentinya meneriakkan yel-yel “Jokowi, Jokowi, Jokowi…” @licom_09

Foto:
Rakyat pendukung Jokowi yang menyemut di GBK dan sekitarnya, disebut-sebut melebihi lautan rakyat pendukung Prabowo di tempat yang sama di acara kampanye nasional. Haruskah kerukunan keberagaman rakyat Indonesia ini jadi korban politik ambisi kekuasaan. @dok.metro_tempo

Baca Juga:  Ini maksud KPK jelaskan serahkan 'mandat' kepada presiden