Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kurang semangat dampingi Prabowo deklarasi kemenangan, ada apa dengan Sandiaga Uno?
Cawapres 01 Sandiaga Uno saat mendampingi capres Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangan untuk ketiga kalinya di halaman kediamannya, Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/04/2019). FOTO: video
HEADLINE DEMOKRASI

Kurang semangat dampingi Prabowo deklarasi kemenangan, ada apa dengan Sandiaga Uno? 

LENSAINDONESIA.COM: Ekspresi calon wakil presiden nomor 02 Sandiaga Uno saat mendampingi calon Presiden Prabowo Subianto mendeklarasi kemenangan pada Pemilu 2019 di Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis malam (18/04/2019) menjadi sorotan media.

Sandi sepeti kurang bersamangat. Tatapan matanya pun tampak kosong. Ia hanya berdiri dan diam disamping Prabowo yang sedang berpidato.

Sikap Sandi seolah menandakan dirinya tidak berkenan berdiri di tempat itu. Ekspresi itu terlihat jelas saat diminta bergandengan tangan dengan Prabowo dan Rachmawati Soekarnoputri usai deklarasi. Ketika Prabowo membaca takbir dan mengucap “Merdeka!”, Sandiaga tampak kurang bersemangat.

Sikap ini kentara lantaran, saat semua orang mengangkat tangan tinggi-tinggi, Sandiaga hanya mengangkat tangan setinggi dada. Ia mengepalkan tangan dan membentuk simbol angka dua dengan jempol dan telunjuknya.

Sandi pun tidak menjawab atau merespon saat para wartawan di hadapannya memanggil-manggi, “Bang Sandi, Bang Sandi, Bang Sandi?

Awak media sempat meminta Sandiaga berbicara, namun mantan Wagub DKI itu diam dan memalingkan muka. Sandiaga hanya bersalaman dengan beberapa tokoh dan masuk ke kediaman Prabowo.

Dalam deklarasi kemenangan yang ketiga kalinya itu Prabowo mengatakan dirnya mendeklarasikan sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024 berdasarkan perhitungan 62 persen real count dan formulir C1.

“Hari ini, saya Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan Sandiaga Uno mendeklarasikan sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024 berdasarkan perhitungan 62 persen real count dan formulir C1 yang sudah kami rekap,” kata Prabowo dalam deklarasi itu.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku sengaja menggelar deklarasi tanpa menunggu pengumuman hasil penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebab, Prabowo mengklaim ada bukti kecurangan di berbagai desa dan kecamatan di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Melompat dari lantai 5, pengedar narkoba di Surabaya tewas terbentur tangga

Dalam pidatonya, Prabowo meminta pendukung pasangan nomor urut 02 dari berbagai kalangan dan elemen masyarakat bersyukur kepada Tuhan atas hal ini. Mereka juga diminta tak jemawa dan tak melakukan euforia. Menurutnya, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mempererat persaudaraan.

“Seperti kata Pak Jokowi, agar rantai yang putus disambung kembali, saya dan Sandiaga akan tetap bersahabat dengan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin serta jajaran paslon 01. Karena semua saudara,” katanya.

Prabowo menyatakan dirinya dan Sandi akan menjadi presiden dan wakil presiden rakyat demi kejayaan dan kelestarian NKRI. Semua upaya, kata dia, akan dilakukan untuk semua warga Indonesia tanpa membeda-bedakan latar belakang.

“Agar Indonesia juga menjadi negara berdaulat, adil, makmur dan disegani di pergaulan internasional,” kata dia.

Di akhir pidato, Prabowo meminta izin mengumandangkan takbir tiga kali sebagai klaim kemenangan. Selain Sandiaga, Prabowo juga ditemani beberapa elite tim sukses, seperti Amien Rais, Sohibul Iman, Priyo Budi Santoso, Dahnil Anzar, dan jajaran petinggi BPN lain.

Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi, Ferry Mursydan Baldan, menjelaskan mengenai hal itu. “Dari kemarin juga memang pucat. Makanya kemarin nggak tampil, itu karena pucat,” ujar dia.

Menurut Ferry, kondisi Sandiaga memang sedang tidak sehat. Meski belum bisa bicara, Sandi memang diminta mendampingi Prabowo.

“Ini kan saya kira untuk menjawab apa yang semalam dirumorkan. Karena menang, kemarin Pak Sandi ada di Kertanegara,” kata Ferry.

Hari ini, untuk ketiga kalinya, Prabowo Subianto berpidato dan mendeklarasikan kemenangan. Pada pidato kali ini, Prabowo didampingi calon wakil presidennya, Sandiaga Uno. Di dua pidato sehari sebelumnya, Sandi tak terlihat.

“Sekali saya menegaskan bahwa Prabowo-Sandi adalah pemenang Pilpres 2019,” kata Prabowo mengawali pidatonya.@LI-13

Baca Juga:  Fuad Amin meninggal dunia di RSUD dr Soetomo Surabaya

CAPTION: 
Cawapres 01 Sandiaga Uno saat mendampingi capres Prabowo Subianto mendeklarasikan kemenangan untuk ketiga kalinya di halaman kediamannya, Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/04/2019). FOTO: video