Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Kecurangan di Kota Madiun, suara PKPI dipindahkan ke caleg Perindo
Coblosan Pemilu 2019. FOTO: Ilustrasi/istimewa
HEADLINE DEMOKRASI

Kecurangan di Kota Madiun, suara PKPI dipindahkan ke caleg Perindo 

LENSAINDONESIA.COM: Kecurangan ditemukan di tempat pemungutan suara (TPS) 23 Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun saat coblosan Pemilu 2019 pada 17 April 2019 lalu.

Di TPS ini, perolehan suara milik Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dipindahkan ke suara calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Perindo atas nama Yuliana.

Bukti pemindahan suara tersebut terlihat jelas pada dokumen C1 TPS 23 Manisrejo.

“Itu buktinya Mas. Dari dokumen C1 TPS 23 Manisrejo. PKPI seharusnya dapat 38, hanya ditulis dapat 19. Yang 19 suara lari masuk ke Yuliana Perindo (caleg Partai Perindo),” ungkap Bambang dari LSM Geram Kota Madiun sembari menunjukkan bukti foto dokumen C1, Sabtu (20/04/2019).

Dokumen C1 bukti kecurangan penghitungan suara Pemilu 2019 di TPS 23 Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. FOTO: dok.LICOM

Menurut Bambang, hasil coblosan di TPS 23 Kelurahan Manisrejo, Yuliana seharusnya hanya mendapat 2 suara saja. Namun di dokumen C1 ditulis mendapat 21 suara.

“Dia (Yuliana) seharusnya hanya dapat 2 suara. Tapi di penjumlahan ditambahi begitu saja, angka 2 belakangnya ditambai angka 1 jadi 21,” sebutnya.

Bambang meresa kecewa dengan prakti pemindahan suara yang dilakukan oknum petugas di TPS. Ia berharap, masalah ini bisa diproses secara hukum.

“Nulisnya tidik boleh begitu, kolom ratusan puluhan dan satuan ada sendiri-sendiri. Banyak kecurangan-kecurangan yang dilakukan KPU, PPK, KPPS. Itu tadi di TPS 23 Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun,” pungkasnya.@LI-13

Baca Juga:  BI optimalisasi transaksi berbasis QR Code untuk rumah ibadah