Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Korban tewas bom Sri Lanka menjadi 290 orang
Suasana di Gereja St Anthony, Kolombo, pascaledakan bom, Minggu (21/04/2019). FOTO: twitter
ASIA

Korban tewas bom Sri Lanka menjadi 290 orang 

LENSAINDONESIA.COM: Jumlah korban akibat serangan bom di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka terus bertambah.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian Sri Lanka, saat ini jumlah korban tewas telah mencapai 290 orang. Sedangkan korban luka-luka terhitung sekitar 500 orang. Sebelumnya, jumlah korban tewas tercatat 227 orang.

Meski begitu juru bicara kepolisian setempat Ruwan Gunasekera masih menolak memberikan keterangan terkait jumlah korban meninggal dunia maupun luka-luka akibat ledakan bom yang terjadi pada Minggu 21 April 2019 kemarin itu.

Terkait aksi teror bom ini pihak kepolisian telah menangkap 13 orang yang diduga memiliki keterlibatan.

Awalnya pihak kepolisian menangkap 8 orang. Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe mengatakan 8 orang tersebut merupakan warga Sri Lanka sendiri. “Sejauh ini nama-nama yang muncul adalah orang lokal,” katanya dilansir dari laman Sputnik, Senin (22/04/2019).

Ranil menyampaikan, saat ini aparat berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan adanya keterlibatan pihak luar atau tidak.

“Penyelidik akan memeriksa apakah para penyerang ini memiliki hubungan di luar negeri,” imbuhnya.

Setelah itu, polisi menangkap 5 orang lagi di dua lokasi berbeda di sekitar ibu kota Kolombo. Lima orang ini mengaku mengenal delapan orang yang ditahan sebelumnya.

“Kami juga mengamankan sebuah van dan termasuk sopirnya yang kemungkinan besar membawa kelompok ini masuk ke Kolombo,” kata polisi tersebut, dikutip dari Guardian, Senin (22/04/2019).

Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian ledakan bom tersebut.@LI-13

CAPTION: 
Suasana di Gereja St Anthony, Kolombo, pascaledakan bom, Minggu (21/04/2019). FOTO: twitter

Baca Juga:  Surabaya all out rebut tuan rumah Piala Dunia U-20