Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ahmad Dhani dituntut 1,5 tahun penjara
Ahmad Dhani berorasi masuk ke mobil tahanan usai sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (23/04/2019). FOTO: rofik-LICOM
HEADLINE DEMOKRASI

Ahmad Dhani dituntut 1,5 tahun penjara 

LENSAINDONESIA.COM: Musisi yang juga politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo dituntut 1,5 tahun hukuman panjara dalam perkara pencemaran nama baik melalui video vlog “idiot”.

Dalam sidang di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (23/04/2019), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmat Hari Basuki dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menyatakan, Ahmad Dhani bersalah karena mendistribuskan dokumen yang bermuatan penghinaan, sebagaimana tertuang dalam pasal 45 ayat 2 jo Pasal 27 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan,” ujar JPU Rahmat Hari Basuki dalam tuntutannya.

JPU juga mempertimbangkan hal yang memberatkan yakni terdakwa tidak menyesali perbuatannya dan yang meringankan adalah terdakwa sopan selama persidangan.

Ahmad Dhani dijadikan terdakwa atas ujaran idiot yang dia lontarkan pada sekelompok massa yang menghalanginya saat hendak deklrasasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan Surabaya.

Dalam sidang yang berlangsung selama 50 menit itu, Dhani lebih sering terlihat menunduk. Usai tuntutan dibacakan, Ketua Majelis Hakim kemudian bertanya pada Dhani mengenai tuntutan tersebut.

Setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, Dhani meminta nota pembelaan atau pledoi. “Kami mengajukan nota pembelaan (pledoi) dan meminta waktu selama 2 minggu,” kata Dhani.

R Anton mengabulkan permintaan Dhani. Sidang kemudian ditutup dan akan kembali dilanjutkan pada 7 Mei mendatang.

“Sidang dilanjutkan pada 7 Mei dengan agenda pledoi,” kata R Anton sambil mengetok palu menutup sidang.@rofik

CAPTION: 
Ahmad Dhani berorasi masuk ke mobil tahanan usai sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (23/04/2019). FOTO: rofik-LICOM

Baca Juga:  PDIP Jatim gelar fit and proper test 126 calon kepala daerah