Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Usai merosot, okupansi Lalisa Hotel Surabaya lonjak hingga 80 persen pasca Pilpres 2019
EKONOMI & BISNIS

Usai merosot, okupansi Lalisa Hotel Surabaya lonjak hingga 80 persen pasca Pilpres 2019 

LENSAINDONESIA.COM: Momen Pilpres 2019, bisnis perhotelan nampak marak penurunan nilai huniannya.

Hal ini lantaran banyaknya masyarakat konsentrasi pada pencoblosan dibanding menginap di hotel. Hal ini ditanggapi oleh perwakilan Lalisa Hotel Surabaya.

Rahmi D Pris, GM Lalisa Hotel Surabaya mengatakan, penurunan angka okupansi di hotelnya memang terjadi saat hari pencoblosan 17 April 2019 lalu. Namun, pasca pencoblosan tersebut okupansi Lalisa Hotel kembali normal bahkan sampai berlebih.

“Memang sejak tanggal 15 hingga 17 April 2019 pas pelaksanaan Pemilu hotel kami mengalami penurunan okupansi hingga 20 persen. Namun, mukai 19 April okupansinya naik hingga 80 persen,” papar Rahmi keoada Lensaindonesia.com, Selasa (23/04/2019).

Ia menanbahkan, saat pasca Pilpres 2019 tersebut, pihak Lalisa Hotel Surabaya juga menggelar promo pada 22 April 2019 dengan penawaran Rp 422.019 para tamu bisa menikmati layanan komplit.

“Untuk paket penawaran dengan harga Rp 422.019 ini hany berlaku dengan kuota terbatas. Namun, kendati tanpe mengambil penawaran tersebut, okupansi Lalisa Hitel Surabaya juga tetap melonjak,” tandas Rahmi.

Di sisi lain, Lalisa Hotel Surabaya juga menggelar beberapa kegiatasn CSR (Corporate Social Responsibility) dalam rangka hari jadinya yang ke 2. Diantaranya menggelar fogging di pemukiman sekitar hotel, santunan kepada anak yatim, serta ajang kompetisi bakat untuk karyawan Lalisa Hotel Surabaya tentunya.@Eld-Licom

Foto: Rahmi D Pris, GM Lalisa Hotel Surabaya memberikan santunan kepada anak yatim dalam salah satu rangkaian HUT ke 2 Lalisa Hotel Surabaya.

Baca Juga:  Ini 8 jam tangan Alexandre Christie terbaik untuk para pria