Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Kabar terkait penerapan teknologi akses data cepat 5G, direspon aktif oleh operator selular di Indonesia. Namun, entah kapan penerapan tersebut terwujud, yang pasti masih menunggu regulasi yang jelas dari pemerintah.

Smartfren menangkap kabar tersebut dengan agresif. Kabarnya, mulai bulan Juni 2019 mendatang, pihaknya akan melakukan uji coba (trial) teknologi 5G tersebut.

Munir SP, VP Technology Relations and Special Project Smartfren menyampaikan, pihaknya memang berencana akan melakukan trial 5G pada bulan Juni 2019 mendatang.

“Teknologi 5G itu sebenarnya sudah beda era, dimana 5G itu konsep komunikasinya bukan smartphone to smartphone, bahkan bisa berfungsi smartphone terkineksi device lain. Atau mechine to mechine, mudahnya mengarah pada IoT (Internet of Think)”, tandas Munir kepada Lensaindonesia.com saat dikonfirmasi, Kamis (25/04/2019).

Munir menambahkan, eksistensi teknologi 5G ini perku persiapan yang matang. Sebab di teknologi 4G juga masih belum optimal memfungsikannya di Indonesia.

“Perlu persiapan matang untuk implementasi 5G, sebab 4G saja masih belum optimal penggunaannya. Adapun penerapan 5G di Indonesia terjadi, itu pun dipaksakan. Di sini lah kita menunggu keputusan regulator. Sebab, produsen smartphone lah yabg sebenarnya memaksakan penggunaan 5G, karena mereka lah yang gencar memprodukai device berbasis 5G. Kami memprediksikan komersial 5G di dunia akan terjadi di tahun 2020,” tegas Munir.@Eld-Licom

Foto: Munir SP, VP Technology Relations and Special Project Smartfren. Eld