Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan bertemu presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta (24/04/2015).

Pertemuan dua tokoh ini pun memunculkan spekulasi mengenai arah dukungan PAN pasca Pilres 2019. Mengingat PAN merupakan partai pengusung capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Terkait pertamuan itu, Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan membenarkan bila partainya akan menentukan arah dukungannya pasca Pemilu 2019. Hal ini, ia katakan terkait dengan pertemuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan capres petahana Jokowi itu.

“Yang jelas kita kan akan melihat posisi kita lagi ya. Kan pemilihan presiden sudah selesai, ya jadi kita lihat nanti ke depannya bagaimana,” kata Bara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/04/2019).

Meski begitu, Bara belum bisa memastikan apakah PAN akan bergabung dalam koalisi Jokowi. Namun kata Bara, pertemuan itu menunjukan sikap negarawan pada Zulkifli.

“Yang penting mereka bertemu dulu dan itu menunjukan sikap kenegarawanan. Kedepannya bagaimana, apakah akan ada repositioning, nanti kita lihat,” ujarnya.

Bara menilai, pertemuan Zulkifli dan Jokowi juga memiliki nuansa positif yang membawa suasana baik pasca-pemilu.

“Saya pikir kuncinya disitu. Dengan begitu kita lagi-lagi membutuhkan sikap kenegarawanan, kemampuan dari semua pihak disini, bukan hanya kedua capres tapi juga para pendukungnya untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan segala-segalanya,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi tampak berbincang dengan Zulkifli Hasan usai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku di Istana Negara Jakarta, Rabu 24 April 2019.

Tak hanya berdua, dalam perbincangan itu ada pula Ketum Partai Nasdem Surya Paloh dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Perbincangan diawali dari Jokowi yang berjalan menuju meja bundar di tengah Istana Negara usai mengucapkan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail dan Barnabas Orno.

Selang beberapa menit, Zulkifli menyusul bersama Surya Paloh. Dia duduk di sisi kanan, sementara Paloh di sisi kiri Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tampak menyampaikan sesuatu kepada Zulkifli. Sesekali wajah calon presiden petahana itu tersenyum.

Usai berbincang dengan Jokowi dan sejumlah elite politik, Ketum PAN ini mengaku membahas beberapa hal, salah satunya persoalan pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Dia mengeluhkan durasi Pemilu yang begitu lama hingga delapan bulan.

“Kalau silaturahmi kan pasti banyak yang kami bicarakan. Soal pemilu terlalu lama sampai delapan bulan, habis energi,” ujar Zulhas di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 24 April 2019.@LI-13

Caption: Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu 24 April 2019 kemarin. FOTO: liputan6.com