LENSAINDONESIA.COM: Hansaplast bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan program train the trainers yang melibatkan 250 anak sekolah dasar di Malang.

Acara ini berlangsung Sabtu-Minggu (27-28 April 2019) yang dikemas dalam konsep Petualangan Anak Siaga Hansaplast’ yang sudah terlaksana sejak tahun 2015. Dalam program tersebut, sudah sekitar 150.000 anak sekolah dasar mengikuti edukasi pertolongan pertama.

Marketing Manager Hansaplast, Setiawan Saputra mengatakan, di tahun-tahun sebelumnya, program ini sudah berlangsung di Jakarta, Bandung dan Surabaya.

“Tahun ini kami gelar di Malang, sebab Malang merupakan kota lahirnya Hansaplast. Dan mencapai 99 persen bahan bakunya pun dari Malang,” tandas Setiawan saat pembukaan gelaran ‘Petualangan Siaga Hansaplast’ di Kusuma Agrowisata, Batu, Malang, Sabtu (27/04/2019).

Ia menambahkan, program ini menyajikan edukasi terkait pembahasan menurut buku seri Anak Siaga Hansaplast diantaranya Pertolongan Pertama, Apa itu Luka dan Siaga Bencana.

“Program pelatihan ini bertujuan untuk mengkader relawan-relawan PMI melalui segmen PMR (Palang Merah Remaja) agar mampu menjadi trainer atau instruktur di sekolah masing-masing melalui materi Pertolongan Pertama dengan bentuk permainan,” tegas Setiawan.

Sementara itu, Pengurus PMI Pusat, Ketua Bidang PMR dan Relawan Palang Merah Indonesia, Muhammad Muaz menyampaikan, materi edukasi pertolongan pertama di gelaran ini diharapkan bisa diterapkan di segala kondisi dan bencana.

“Untuk memberikan pertolongan, kita harus melakukannya tanpa membedakan agama, suku dan ras,” imbuhnya.@Eld-Licom

Foto: Program train the trainers digelar Hansaplast dan PMI melibatkan 250 anak sekolah dasar di Malang