LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 50 calon anggota legislatif (caleg) dipastikan lolos sebagai anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024.

Prediksi itu berdasarkan rekapitulasi data perolehan suara dari formulir C1 (perolehan suara dari TPS) dan Formulir DA1 (rekapitulasi suara dari seluruh TPS di tiap kecamatan) Pemilu 2019 dari 31 kecamatan se-surabaya yang dilakukan internal DPD Partai Golkar Surabaya.

Dari rekepitulasi tersebut, DPD Partai Golkar Surabaya berhasil mendapat lima kursi legislatif dalam Pileg 2019.

“Alhamdulillah dari perhitungan internal kita mendapat lima kursi dalam Pileg 2019. Perhitungan tersebut berdasarkan data C1 hingga DA1 yang direkap oleh relawan,” kata Wakil Ketua Bapillu DPD Golkar Surabaya, Arief Fathoni kepada wartawan.

Menurutnya, pencapaian yang diraih partai Golkar Surabaya sudah memenuhi target perolehan suara yang cukup meningkat. Peningkatan suara juga diraih di masing-masing dapil di Pileg 2019.

“Contohnya di dapil 3 dulu mendapat kursi terakhir nomor sembilan. Alhamdulillah meningkat urutan empat. Masing – masing dapil juga suaranya meningkat. Artinya ini pencapaian yang luar biasa dimana Surabaya merupakan basis merah (PDIP) dan hijau (PKB),” ujar politisi muda yang juga aktif sebagai lawyer ini.

Adapun lima caleg Golkar yang dipastikan lolos adalah Pertiwi Ayu Krisna (daerah pemilihan/dapil 1), Lembah Setyowati Bakhtiar (dapil 2), Arif Fathoni (dapil 3), Aan Ainur Rofik (dapil 4) dan Akmarawita (dapil 5).

Dari lima caleg yang lolos tersebut, dua di antaranya merupakan caleg petahana yang saat ini masih menjadi anggota DPRD Surabaya periode 2014-2019. Dua caleg ini adalah Pertiwi Ayu Krisna (Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya) dan Lembah Setyowati Bakhtiar (anggota Fraksi Golkar).

Adapun suara sah partai politik dan calon anggota legislatif berdasarkan rekapitulasi KPU Surabaya untuk Partai Golkar sebanyak 115.129 suara dengan perincian dapil 1 sekitar 19.802 suara, dapil 2 sekitar 23.236 suara, dapil 3 sekitar 25.103 suara, dapil 4 sekitar 22.640 suara dan dapil 5 sekitar 24.348 suara.

Saat ditanya jika ada kasus sengketa perolehan suara antar-caleg, Arif menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan secara resmi. Namun, lanjut dia, sesuai surat edaran DPP Partai Golkar, maka harus diselesaikan secara internal yakni melalui Mahkamah Partai Golkar.

“Sesuai aturan organisasi diselesaikan dintongkat internal partai tanpa melibatkan pihak ketiga. Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk terkait sengketa,” katanya.@wan

Berikut nama-nama caleg yang diprediksi lolos sebagai anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024: