Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Wartawan mingguan dibacok hingga tewas terkait duit Caleg? Ini kata istrinya
Djumaliha, istri Soeprayitno
HEADLINE

Wartawan mingguan dibacok hingga tewas terkait duit Caleg? Ini kata istrinya 

LENSAINDONESIA.COM: Kematian Soeprayitno (53) dengan tubuh penuh luka bacok akibat sabetan celurit di Jl Tanah Merah II A, Surabaya, Jumat (10/5/2019), mengundang banyak spekulasi.

Sempat mencuat kabar, korban pernah bermasalah tahun 2014 dalam dugaan aksi curanmor yang ditangani Polsek Sukolilo. Ada juga yang menyebut setahun lalu Soeprayitno pernah terlibat konflik lahan parkir. Namun kini muncul dugaan terkait pembagian uang Caleg 2019 yang tidak merata.

Salah satu istri Soeprayitno (korban punya 2 istri), Djumaliha, mengaku terakhir kali bertemu sang suami saat pamit keluar rumah untuk berbagi takjil. “Bapak (Soeprayitno) saat itu pergi pamitnya mau bagi-bagi takjil. Tapi kok lama enggak pulang-pulang dan malah ada tetangga mengabarkan meninggal dibacok orang. Saya sempat enggak percaya awalnya,” terangnya saat ditemui di Polsek Kenjeran, Sabtu (11/5/2019).

Polisi memang belum bisa memastikan motif pembacokan sadis terhadap korban yang punya surat tugas wartawan dari media mingguan Suara Gegana Indonesia tersebut. Namun Djumaliha mengungkapkan bawah suaminya sempat ada masalah saat pelaksanaan Pemilu 2019.

Menurutnya, saat itu Soeprayitno sempat bermasalah dengan salah satu calon legislatif atau caleg. “Waktu Pileg kemarin, bapak sempat punya masalah dengan Caleg. Beliau ngumpulin KTP dari orang-orang terus diberi Rp 50 ribu per KTP. Karena belum dikasih sama caleg-nya, saya yang nalangin dulu biar lunas. Totalnya sekitar Rp 2 juta,” ungkap Djumaliha yang mengaku tak tahu pasti siapa nama dan sosok caleg yang bermasalah dengan suaminya tersebut.

Sementara itu Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto yang turun langsung untuk mengetahui perkembangan penyelidikan kasus ini mengatakan petugas Reskrim Polres bergabung dengan Polsek Kenjeran, sudah mendatangi TKP di Jl Tanah Merah II, sekitar 20.30 WIB, usai mendapat laporan adanya korban meninggal akibat carok.

Baca Juga:  Resmob Polrestabes Surabaya kirim begal sadis bertemu Sang Pencipta

“Setelah kami olah TKP, kami mengumpulkan saksi-saksi untuk diminta keterangan. Selanjutnya semua petunjuk kami kumpulkan dan perdalam supaya bisa mengerucut ke identitas pelaku. Saat ini anggota sedang disebar untuk menyelidiki dan membayangi nama-nama yang dicurigai. Karena diduga kuat antara korban dan para pelaku ini sebelumnya saling kenal,” pungkasnya kepada sejumlah wartawan di Mapolsek Kenjeran, Sabtu (11/5/2019) dini hari WIB. @rofik