Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Bawa 1 kg sabu, kurir narkoba jaringan lapas dibekuk di SPBU Karang Pilang
Dolog Satriono (memakai rompi tahanan) saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya. FOTO: rofik-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Bawa 1 kg sabu, kurir narkoba jaringan lapas dibekuk di SPBU Karang Pilang 

LENSAINDONESIA.COM: Satreskoba Polrestabes Surabaya membekuk seorang pria yang membawa 1 kilogram narkoba jenis sabu di SPBU Jalan Mastrib, Karang Pilang.

Pria berkulit gelap tersebut adalah Dolog Satriono (49) warga Jl Kalianak Timur, Surabaya. Ia merupakan kurir sabu jaringan Lapas Klas I, Surabaya, Medaeng Sidoarjo.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengatakan, pelaku ditangkap pada Kamis malam 25 Mei 2019 lalu. Saat itu, ia tengah mengisi BBM di SPBU.

Ardian mengungkapkan, penangkapan pelaku ini bermula dari infomasi masyarakat tentang peredaran narkoba. Setelah melakukan penyelidikan, pihaknya pun mendapatkan ciri-ciri pelaku.

“Tersangka kami amankan saat berada di kawasan SPBU Jl Mastrip, Karang Pilang pada pukul 12.30 WIB,” kata Ardian kepada wartawan di Surabaya. Senin (13/5/2019).

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti 15 bungkusan berisi sabu dengan berat keseluruhan 1 kilogram di dalam tas tersangka. Selain narkoba, petugas juga mengamankan barang bukti lain berupa timbangan elektrik, ponsel dan motor Honda Vario.

“Tersangka mengaku disuruh RB, bandar yang saat ini mendekam di Lapas Medaeng,” jelas Ardian.

Sementara itu, saat diperiksa petugas Dolog Satriyono mengakui jika barang tersebut ia dapatkan dari salah satu nara pidana yang saat ini mendekam di Rutan Medaeng. Tersangka juga mengakui mengenal RB (DPO) saat membesuk rekannya di Medaeng. “Saya kenal waktu besuk teman saya di Medaeng yang tersandung kasus kriminal,” ucapnya

Dari transaksi narkoba tersebut, Dolog dijanjikan komisi oleh RB sebesar Rp 5 juta. Namun Dolog mengaku jika dirinya belum menerima komisi tersebut.

Tersangka juga terancam pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, atau seumur hidup, atau paling sedikit 5 tahun paling lama 20 tahun.@rofik

Baca Juga:  Polrestabes Surabaya tangkap 9 anggota geng pelaku penyekapan dan penganiayaan