Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Dalam RUPS, BNI nonaktifkan dua komisaris
EKONOMI & BISNIS

Dalam RUPS, BNI nonaktifkan dua komisaris 

LENSAINDONESIA.COM: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melakukan perubahan struktur pengurus perseroan berikut menyetujui nomenklatur direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2018 di Gedung Graha BNI, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menyampaikan, pihaknya telah menonaktifkan dengan hormat dua komisaris, yakni Wahyu Kuncoro dan Bistok Simbolon selaku anggota komisaris perseroan mulai RUPS berakhir hari ini. Di sisi lain, BNI mengangkat Hambra berasal dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi Wakil Komisaris Utama.

“Pertimbangannya, Pak Wahyu Kuncoro yang sebelumnya menduduki sebagai wakil komisaris dan menjabat selama 4 tahun itu, perlu dirotasi,” tegasnya.

Satu personil baru nampak diangkat dalam jajaran komisaris perseroan dalam waktu yang sama, yakni Ratih Nurdianti.

“Akhir masa jabatan Anggota Direksi Perseroan yang diangkat tersebut berlaku sampai ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan kelima sejak pengangkatan yang bersangkutan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi hak dari RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu,” papar Baiquni.

Inilah susunan Dewan Komisaris dan Direksi terbaru BNI dari hasil RUPS Tahun Buku 2018:

Dewan Komisaris
1. Ari Kuncoro (Komisaris Utama/ Komisaris Independen)
2. Hambra (Wakil Komisaris Utama)
3. Revrisond Baswir (Komisaris Independen)
4. Pataniari Siahaan (Komisaris Independen)
5. Ahmad Fikri Assegaf (Komisaris Independen)
6. Ratih Nurdiati (Komisaris)
7. Joni Swastanto (Komisaris)
8. Marwanto Harjowiryono (Komisaris)

Direksi
1. Achmad Baiquni (Direktur Utama)
2. Herry Sidharta (Wakil Direktur Utama)
3. Putrama Wahju Setyawan (Direktur)
4. Tambok P. S. Simanjuntak (Direktur)
5. Catur Budi Harto (Direktur)
6. Rico Rizal Budidarmo (Direktur)
7. Anggoro Eko Cahyo (Direktur)
8. Dadang Setiabudi (Direktur)

Baca Juga:  KH Masjkur, pejuang “Resolusi Jihad” pimpin Barisan Sabilillah saat perang 10 November 1945

Foto: ilust-istimewa