Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Terduga teroris yang ditangkap Densus 88 baru dua bulan kontrak rumah di Gresik
Rumah kontrakan terduga teroris di Perumahan GSP blok F4/28, Kabupaten Gresik. FOTO: istimewa
Gresik Raya

Terduga teroris yang ditangkap Densus 88 baru dua bulan kontrak rumah di Gresik 

LENSAINDONESIA.COM: Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, terduga teroris berinisial AS yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror di Perumahan Griya Suci Permai (SP), Kacematan Manyar, Kabupaten Gresik merupakan jaringan Jemaah Islamiyah (JI).

Menurut Barung, pria berusia 44 tahun asal Pekalongan, Jawa Tengah itu baru dua bulan tinggal di Gresik. Ia mengontrak rumah di Perumahan GSP blok F4/28 bersama istrinya berinisial H dan dua anaknya.

“Yang bersangkutan merupakan jaringan JI dari tahun 2010 dan baru 2 bulan tinggal dan kontrak di Gresik, pindahan dari Wiayah Pekalongan,” kata Barung, Sabtu (18/05/2019).

Seperti diberitakan sebelumnnya, Densus 88 Anti Teror menangkap AS (44), terduga teroris di Perumahan GSP, Jawa Timur, Sabtu pagi (18/05/2019)

Selama di Gresik, AS berkerja sebagai tukang servis komputer dan sopir pribadi.

H istri AS mengatakan, penangkapan dilakukan oleh puluhan anggota Densus 88 bersenjata laras panjang. Menurutnya, setelah ditangkap suaminya lalu dimasukkan ke dalam mobil.

“Kejadian sangat cepat sebelum berangkat ke masjid tidak ada apa-apa. Namun, usai sholat di mushola suaminya saya langsung ditangkap, dan dimasukkan ke mobil,” ujarnya.

Selain menangkap terduga teroris AS, petugas Densus 88 juga menyita sebuah laptop dan dompet. “Suami tidak bilang apa-apa cuma bilang proses kurang lebih satu minggu pemeriksaan,” imbuhnya.

Penggerebekan terduga teroris ini berlangsung cepat. Bahkan, menurut penuturan Siti Masfrukah (30) tetangga terduga menceritakan sebelum kejadian dirinya sholat shubuh berjamaah. Usai sholat tiba-tiba datang tiga petugas Densus 88 menghampirinya. Meminta warga yang sholat tetap tenang. Saat dilihat tetangganya AS langsung dibawa ke mobil.

“Saya sangat kaget tidak menyangka AS yang sehari-harinya ramah sama warga tiba-tiba dibawa petugas Densus 88,” tuturnya.

Baca Juga:  Suami temukan chat mesum dan foto chek in istrinya dengan oknum perwira Polrestabes Surabaya

Hal yang sama dikemukakan Ibu Anik pengurus PKK di blok F4/28 Perum GSP. Menurutnya, sehari-harinya AS sangat tertutup tapi selalu menyapa sesama warga.

“Orangnya biasa saja, kalau pertemuan warga selalu ikut,” pungkasnya.@LI-13/dc/bj

CAPTION: Rumah kontrakan terduga teroris di Perumahan GSP blok F4/28, Kabupaten Gresik. FOTO: istimewa