Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Disweeping polisi, ribuan batal ikut people power
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berdialog dengan massa people power asal Madura, Senin dini hari (20/05/2019). FOTO: rofik- licom
HEADLINE JATIM RAYA

Disweeping polisi, ribuan batal ikut people power 

LENSAINDONESIA.COM: Petugas gabungan TNI-Polri menghentikan 3 mobil travel pengangkut rombongan peserta aksi people power di Exit Suramadu, Surabaya, Senin dini hari (20/5/2019).

Rombongan berjumlah 54 orang asal Madura tersebut sediannya akan menuju Jakarta untuk mengkuti aksi pada 22 Mei besok.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan yang turun langsung mengikuti sweeeping, memerintahkan massa tersebut kembali ke daerah asalnya.

“Setelah diberi himbauan, kita perintahkan untuk tidak melanjutkan perjalanan ke Jakarta,” terang Luki yang telah mengidentifikasi ketua rombongan.

Luki menyampaikan, sejak Minggu (10/05/2019) kemarin, pihaknya juga telah menggagalkan 5 rombongan dari berbagai kota yang akan berangkat menuju Jakarta.

5 rombongan itu berasal dari Tulungagung (2 bus) yang, Surabaya (20 Bus), Malang Kabupaten (2 Bus), Kota Malang (1 Bus) dan Kabupaten Banyuwangi (1 Bus).

“Rombongan yang diamankan di Polres Banyuwangi, adalah warga asal NTT yang akan menuju Jakarta, dan sekarang ditambah dari Madura yang berjumlah 54 orang. Total keseluruhan ada 1.154 orang kami gagalkan yang akan menuju jakarta mengikuti aksi people power,” sebut Luki.

Jajaran Polda Jatim akan terus melakukan sweeping, dan menghimbau Masyaralat Jawa Timur tidak ikut melakukan aksi inkonstitusional gerakan people power di Jakarta.

“Alhamdulillah, kegiatan (sweeping) ini kami mendapat dukungan dari para ulama, Kyai dan sebagian besar Masyarakat Jawa Timur,” ungkapnya.

Rombongan yang akan ikut aksi people power tersebut, menurut Luki bersedia mengurungkan niatnya setelah diberi pemahaman,” kami tetap melakukan pendekatan secara persuasif dan mereka sudah kami kembalikan ke rumahnya masing-masing,” ujarnya.

Sementara Polisi telah mendata ketua rombongan dan akan menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Nanti kami akan tindak lanjuti dan memeriksa ketua rombongan,” pungkas Luki.@rofik

Baca Juga:  Masih gelar kegiatan pasca dilebur, GM FKPPI Jatim kubu Agus Soerjanto di- deadline hingga Oktober 2019

CAPTION: Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berdialog dengan massa people power asal Madura, Senin dini hari (20/05/2019). FOTO: rofik- licom