Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Mudik Lebaran, Komisi V ingatkkan supply and demand armada pesawat
Anggota Komisi V Bambang Haryo
HEADLINE JATIM RAYA

Mudik Lebaran, Komisi V ingatkkan supply and demand armada pesawat 

LENSAINDONESIA.COM: Lonjakan jumlah penumpang khususnya untuk transportasi udara saat mudik Lebaran mendapat perhatian dari Komisi V DPR RI.

Anggota Komisi V Bambang Haryo ingatkan pemerintah agar terus menjaga supply and demand armada pesawat udara agar jadual penerbangan lancar.

Menurut Bambang Haryo, masih ada cadangan sebanyak 40 persen pesawat yang belum dioperasikan. Dengan demikian jumlah armada akan bisa mencukupi kebutuhan para penumpang.

“Saat ini jumlah pesawat saya katakan cukup karena ada spare 40 persen pesawat yang belum dioperasikan. Menteri (Menteri Perhubungan) harus mengatur pengoperasian pesawat ini, jangan sampai over demand. Over supply yang boleh. Intinya harus seimbang supply and demand,” katanya di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jumat (17/08/2019).

Tak hanya itu, ia juga meminta agar tarif tiket pesawat tidak mengalami lonjakan yang terlalu tinggi sehingga masih bisa dijangkau oleh masyarakat.

Dijelaskan, saat ini tarif pesawat sudah mengalami penurunan. “Jangan sampai tarif ini kembali mahal, ini yang harus terus dikontrol supaya gairah masyarakat menggunakan jasa transportasi udara bisa menggeliat,” imbuh wakil rakyat asal Dapil Jatim I (Surabaya, Sidoarjo) ini.

Meskipun harusnya di seluruh dunia, lanjut Bambang, mekanisme penetuan taruf untuk transportasi udara diserahkan ke pasar karena transportasi udara untuk masyarakat kelas menengah atas.

Namun, di Indonesia tidak bisa serta merta diberlakukan hal itu karena banyaknya penerbangan berbiaya murah “Low Cost Carrier (LCC) sehingga masyarakat kelas menengah bawah juga banyak yang menggunakan jasa angkutan ini.

“Oleh karena itu, saya mendorong kepada pemerintah supaya membangun terminal khusus LCC, supaya tidak begitu membebani penumpang dengan adanya Airport tax murah dan juga landing fee murah,” papar dia.

Menanggapi permintaan itu, General Manager Bandara Internasional Juanda Surabaya Heru Prasetyo mengaku siap untuk memenuhi usulan anggota DPR RI ini.

Baca Juga:  Kejuaraan Sepakbola Usia Dini Bina Sentra FC di Sidoarjo diikuti 24 tim SSB ternama

“Kami akan terus berusaha untuk memenuhi apa yang diusulkan tersebut. Namun yang jelas, untuk persiapan lebaran di Bandara Juanda ini sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari,” kata Heru.

Salah satunya, kata dia, Bandara Internasional Juanda Surabaya telah menyiapkan sebelas unit mesin “self check in kios” atau mesin cetak tiket mandiri sebagai upaya untuk memudahkan para penumpang dalam proses keberangkatan selama Lebaran 2019.

Mesin cetak tiket mandiri itu masing-masing tersedia di Terminal 1 dan juga di Terminal 2.

“Dengan fasilitas ini, penumpang yang bepergian tanpa bagasi langsung dapat “check-in” tanpa harus melapor ke konter. Harapan kami para pengguna jasa dapat memanfaatkannya untuk mengurai antrean terutama saat angkutan Lebaran,” tandasnya.@sarifa