Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan berupa santunan dan piagam kepada keluarga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dalam Pemilu 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (20/05/2019).

Menurutnya proses Pemilu 2019 telah berjalan baik di Jatim, hingga banyak petugas yang berjatuhan hingga meninggal dunia.

Khofifah menyatakan tas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Gubernur Khofifah menyampaikan duka cita yang mendalam.

“Hingga saat ini petugas yang meninggal dunia di Jawa Timur mencapai 135 orang,” ujar Gubernur Khofifah ditemui usai Pemberian Santunan dan Buka Bersama Keluarga KPPS yang Meninggal di Pemilu 2019 tadi.

Sebagai bentuk rasa dukacita, Pemprov Jatim memberikan santunan dan penghargaan kepada ahli waris.

“Mereka telah bekerja keras dalam proses penyelenggaraan Pemilu 2019 hingga jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia, oleh karena itu pemerintah perlu memberikan apresiasi,” katanya.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Jatim ini juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat Jatim yang telah menjaga dinamika dan partisipasi politik seiring dengan rasa aman dan kondusif di wilayahnya.

Apalagi, proses Pilpres dan Pileg 2019 telah melalui proses yang sangat panjang. Mulai dari pendataan pemilih, distribusi prasarana pemilu, pelaksanaan pencoblosan hingga penghitungan suara.

Turut serta dalam acara ini Kepala OPD Pemrov Jatim, 30 bupati/walikota se-Jatim, KPU dan Bawaslu Jatim, KPU kabupaten/kota, serta para ahli waris.@sarifa

CAPTION: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memeluk istri mendiang petugas KPPS. FOTO: humasorovjatim