Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Komunitas Peace & Love bagi sembako dan beasiswa pada seniman Ludruk dan tukang becak
Komunitas Peace & Love Jawa Timur dan Surabaya membagikan sembako dan beasiswa pada seniman Ludruk dan tukang becak, Senin (27/05/2019). FOTO: sarifa-LICOM
CANTIKA

Komunitas Peace & Love bagi sembako dan beasiswa pada seniman Ludruk dan tukang becak 

LENSAINDONESIA.COM: Komunitas Peace & Love Jawa Timur dan Surabaya berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang kurang mampu di bulan Ramadan 2019.

Jika bagi-bagi di bulan suci identik dengan mengumpulkan anak yatim, komunitas ibu-ibu sosialita ini justru mengajak para pemain Ludruk serta tukang becak untuk berbagi kebahagiaan.

Sebanyak 75 KK dari para pemain Ludruk dan 200 tukang becak diberikan bantuan. Mulai dari uang tunai, bingkisan sembako hingga bantuan khusus beasiswa selama 12 bulan bagi putra-putri pemain Ludruk yang berprestasi dari tingkat SD, SMP dan SMA.

Ketua Peace & Love Jawa Timur Asrilia Kurniati mengaku sengaja merangkul para pemain Ludruk Surabaya ini karena prihatin atas perlakuan Pemkot Surabaya yang ‘mengusir’ para pemain Ludruk dari tempat tinggalnya dan tak lagi memberikan fasilitas panggung bagi para pemain kesenian asli kota Pahlawan ini.

“Kami Komunitas Peace & Love ingin berbeda dari komunitas dan organisasi lain. Dan kebetulan sekarang seniman Ludruk ini sedang terintimidasi dan butuh bantuan. Kami miris melihat keadaan mereka, apalagi ini mau Lebaran. Kenapa kok Pemkot (Surabaya) mau menggusur tempat tinggal mereka, ditambah panggung pentas Ludruk akan diratakan dengan tanah,” ujar Asrilia pada LICOM di D’Kantin Merr Surabaya, Senin (27/05/2019).

Ia berharap dengan sedikit bantuan ini bisa meringankan para seniman Ludruk dan tukang becak. Minimal untuk kehidupan sehari-hari dan kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

“Dengan begitu tak hanya sekadar bantuan sesaat ini saja, tetapi kami juga memastikan anak-anak seniman bisa bersekolah dengan baik,” katanya Lia (sapaan akrab Asrilia).

Dalam acara ini turut serta para seniman Ludruk menampilkan aksi Ludrukan di atas panggung.

“Ini juga untuk menghibur para tukang becak yang sudah berpeluh keringat setiap harinya. Saatnya memberikan hiburan yang benar-benar khusus untuk mereka,” tutup istri bos PT Dharma Lautan Utama Bambang Haryo ini.@sarifa

Baca Juga:  Gandeng milenial, BPDP KS gelar Surabaya Amazing Race Sawit Hunt 2019