LENSAINDONESIA.COM: Polda Metro Jaya kembali mengembangkan kasus hoax Ratna Sarumpaet, dengan memanggil dan memeriksa politikus PAN, Hanum Rais. Putri Amien Rais itu diperiksa Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Senin (27/5/2019).

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya saat ini mulai mengembangkan kasus hoax nasional tersebut, salah satunya dengan memanggil Hanum Rais. “Ya HR (Hanum Rais) kami periksa berkaitan dengan pernyataan dia. Ini pengembangan kasus,” tegasnya, Selasa (28/5/2019).

Pernyataan Hanum Rais yang dimaksud adalah ucapan dalam sebuah video yang sempat diunggahnya di Twitter. Dalam video itu, Hanum mengatakan luka lebam di wajah Ratna adalah penganiayaan. Padahal hasil penyelidikan polisi, wajah Ratna lebam karena operasi plastik. “HR memberitakan kalau RS dianiaya,” sambung Kombes Argo.

Namun, Hanum Rais yang diperiksa penyidik hingga 10 jam merasa heran dengan pemeriksaannya karena kasus Ratna Sarumpaet itu sudah masuk sidang tuntutan.

Perlu diketahui, kasus penyebaran kebohongan Ratna Sarumpaet berawal dari pernyataan kepada beberapa tokoh terkait luka lebam di wajahnya. Ibu artis cantik Atiqah Hasiholan ini mengaku luka itu disebabkan tindak penganiayaan orang tidak dikenal di Bandung, Jawa Barat.

Beberapa tokoh seperti Prabowo Subianto, Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Hanum Rais sempat mempercayai pengakuan Ratna. Namun, belakangan hasil penyelidikan polisi menyebutkan lebam di wajah Ratna Sarumpaet disebabkan operasi plastik di RS Bina Estetika, Jakarta.

Ratna Sarumpaet yang mengakui kebohongannya kemudian ditangkap dan kini ditahan di rutan Polda Metro Jaya sambil menjalani proses hukum kasus hoax nasional tersebut. @*/LI-15