Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tersangka kasus dugaan makar Kivlan Zen diperiksa terkait kepemilikan senjata api ilegal
Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen saat di Mapolda Metro Jaya sebelum diperiksa terkait kepemilikan senjata api. FOTO: istimewa
HEADLINE DEMOKRASI

Tersangka kasus dugaan makar Kivlan Zen diperiksa terkait kepemilikan senjata api ilegal 

LENSAINDONESIA.COM: Tersangka kasus dugaan makar Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kepemilikan senja api ilegal.

Guna menjalani pemeriksaan itu, Kivlan dibawa dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri ke Mapolda Metro Jaya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan, ada dua laporan terhadap Kivlan, yaitu terkait dugaan makar dan kepemilikan senjata api.

“LP pertama yang ditangani oleh Bareskrim (Mabes Polri) terkait tindak pidana makar. Kemudian ada satu LP lagi yang saat ini ditangani PMJ terkait masalah kepemilikan senjata api,” ungkap Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/05/2019).

Kivlan langsung dibawa ke PMJ untuk dimintai keterangan kembali oleh penyidik. Masalah ini terkait Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 ayat 1 tentang Kepemilikan Senjata Api.

“Pemeriksaannya di PMJ, selesai dimintai keterangan di Bareskrim nanti akan dilanjutkan pemeriksaan di PMJ. Tentunya dengan melihat kondisi kesehatan tersangka,” terang Dedi.

Saat ditanya oleh awak media terkait penahanan Kivlan, Dedi menuturkan hal tersebut adalah kewenangan penyidik. Penyidik nantinya akan mempertimbangkan sisi subjektif dan objektif tergantung hasil pemeriksaan.

“Itu pertimbangan penyidik nanti akan sangat dipertimbangkan penyidik baik pertinbangan secara subjektif maupun objektif karena pasal yang dilanggar ancaman hukumannya lebih dari lima tahun,” ujar Dedi.

Kivlan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan makar. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Dia dilaporkan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.@LI-13

Baca Juga:  Ini pemenang program undian Smartfren WOW edisi 2

CAPTION: 
Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen saat di Mapolda Metro Jaya sebelum diperiksa terkait kepemilikan senjata api. FOTO: