Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Tersangka kasus makar, Kivlan Zen siap ditahan
Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen sebelum menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan makar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/05/2019). FOTO: medcom
HEADLINE DEMOKRASI

Tersangka kasus makar, Kivlan Zen siap ditahan 

LENSAINDONESIA.COM: Kepala Staf Kostrad ABRI, Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen siap ditahan penyidik Bareskrim Masbes Polri.

Pernyataan itu disampaikan Kivlan saat akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

“Udah siap (ditahan). Kan kita semua serahkan kepada penyidik dan negara. Menurut terminologi negara saya begini, harus begini, saya melakukan langkah-langkah sesuai dengan yang saya lakukan bahwa ini adalah benar, jujur, dan adil,” kata Kivlan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/05/2019).

” (Penahanan) itu kan haknya penyidik, haknya penyidik jadi kita gak ada masalah. Kita serahkan sama penyidik, umpamanya dilanjutkan dengan cara pemeriksaan saya di luar atau saya di dalam (ditahan) saya terima, enggak ada masalah,” ujarnya.

Kivlan tampak mengenakan kemeja panjang warna putih dan celana hitam bahan. Soal pemeriksaan hari ini, dia belum mau banyak berkomentar.

“Kemudian saya akan jawab kembali gitu aja. Apa nanti di dalam bagaimana kita lihat aja di dalam,” tambahnya.

Selain diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan makar, hari ini Kivlan juga dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan kasus kepemilikan senjata api ilegal.

Sebelumnya, sempat viral sebuah video di media sosial yang di dalamnya ada Kivlan Zen yang menyerukan ajakan untuk mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Bawaslu.

“Tanggal 9 kita merdeka, ikuti saya, lapangan Banteng, tanggal 9 kita akan merdeka, siapa pun yang menghalangi, kita lawan, datang ke Pemilu, Bawaslu, minta likuidasi Jokowi,” kata Kivlan dalam video tersebut.

Belakang diketahui bahwa saat itu Kivlan sedang berbicara dalam sebuah acara yang digagas simpatisan Prabowo-Sandi dengan tajuk “We Don’t Trust”.@LI-13

CAPTION: 
Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen sebelum menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan makar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/05/2019). FOTO: medcom

Baca Juga:  PDIP belum turunkan rekom, penetapan pimpinan DPRD Jatim molor