Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ini 10 Perempuan Tangguh yang layak bantu Presiden Jokowi di Kabinet 2019-2024
HEADLINE

Ini 10 Perempuan Tangguh yang layak bantu Presiden Jokowi di Kabinet 2019-2024 

LENSAINDONESIA.COM: Perempuan-perempuan tangguh di Indonesia yang sudah teruji di bidangnya dan dinilai layak membantu pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024 mendatang, muncul 10 nama. Mereka diharapkan mampu “all out” mewujudkan agenda Jokowi menciptakan Indonesia lebih maju, dan kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita Nawacita.

“Kesepuluh nama itu dari kalangan profesional non partai dan kader partai. Empat orang diantaranya figur menteri lama. Enam lainnya, perempuan-perempuan hebat dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Kombatan, Budi Mulyawan, yang juga Direktur Eksekutif Center for Local Government Reform (Celgor) kepada LensaIndonesia.com, Kamis (29/5/2019).

Empat nama figur tangguh di bidangnya itu sebelumnya mampu membuktikan prestasi mumpuni selama menjadi pembantu Presiden Jokowi di “Kabinet Kerja”. Diantaranya, Puan Maharani (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri), dan Susi Pudjiastuti (Menteri Kelautan dan Perikanan).

Enam nama lainnya yang termasuk figur baru dalam bursa kabinet, lanjut Budi Mulyawan, merupakan perempuan hebat dari daerah. Antara lain, Connie R Bakrie (ahli militer asal Bandung), Hendri Saparini (Komisaris Utama PT Telkom yang alumni UGM), Tri Risma Harini (Walikota Surabaya), Tri Mumpuni Wiyatno (Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan yang penerima Awards 2012 asal Semarang), Evvy Kartini (Fisikawan Indonesia yang ahli tenaga nuklir), Cherly Lumenta aktifis perempuan dari Mimika.

Munculnya nama Cherly Lumenta, kata Budi Mulyawan, karena perempuan asal Papua ini berprestasi sangat menonjol dalam membangun perekonomian khususnya kaum perempuan di daerah tergolong tertinggal di Indonesia Timur, Mimika. “Karier perempuan Mimika ini mulai tampak sejak di Mimika Tahun 2009. Sehingga prestasinya menjadi rujukan bagi pejabat-pejabat di Papua,” ungkap Budi Mulyawan.

Baca Juga:  Perempuan Bojongmangu Kab Bekasi disasar jadi Desa Pemberdayaan Peran Wanita

Direktur Celgor ini menjelaskan, kesepuluh figur perempuan hebat di bidangnya itu punya “track record” yang sangat layak untuk membantu Presiden Jokowi dalam kabinet periode kedua mendatang. Apalagi, empat nama perempuan pejabat menteri di Kabinet Kerja tersebut.

“Pemerintahan Presiden Jokowi periode mendatang, diperlukan pembantu dari figur perempuan tidak sekadar mampu bekerja secara profesional, berintegritas, dan berprestasi. Lebih krusial lagi harus clean dan clear, karena beban Jokowi semakin berat, dan tentu ingin mewariskan prestasi membangun Indonesia yang ditauladani generasi menadatang,” jelas Budi Mulyawan.

Jokowi, kata Budi Mulyawan, sangat mungkin memberi ruang lebih terhadap keterwakilan perempuan, karena peran figur perempuan di “Kabinet Kerja”, mampu membuktikan kinerja yang tidak mengecewakan. Apalagi, tren semangat kaum perempuan selama Pemilu 2019 sangat dominan.

“Kita tahu Presiden Jokowi terbiasa dengan kebijakan kebijakan lompatan ke depan. Meskipun Undang Undang jumlah 30 persen keterwakilan perempuan hanya ada di legislatif, sangat mungkin juga akan diterapkan dikabinetnya mendatang jika melihat tren aspirasi kaum perempuan yang selama Pemilu 2019 sangat menonjol,” kata Direktur Celgor ini.

Jumlah keterwakilan perempuan dalam “Kabinet Kerja” hanya 8 orang dari jumlah total 34 menteri.

Pertimbangan menambah jumlah menteri dari kalangan perempuan, menurut Budi, karena prestasi menteri dari figur perempuan mampu ditunjukkan dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Misal, Sri Mulyani selama menjabati Menteri Keuangan, ia berhasil membangun pertumbuhan dan kestabilan ekonomi di Indonesia. “Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga mampu membawa nama harum Indonesia hingga kebijakan politik luar negeri kita disegani dunia,” kata Budi Mulyawan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, lanjut Budi, juga mampu berprestasi mengembalikan potensi kelautan dan perikanan di Indonesia. “Puan Maharani pun berhasil membawa nama Indonesia harum di dunia internasional, khususnya keberhasilan menampilkan kebudayaan Indonesia dalam Asian Games 2018, dan Asian Para Games 2018 yang diikuti atlet atlet disabilitas Asia,” ungkap Budi Mulyawan. @jrk

Baca Juga:  Inovasi dan pembangunan berhasil, Surabaya jadi perhatian dunia

Foto (atas):
Presiden Jokowi bersama para perempuan tangguh dari berbagai latar belakang suku di depan Istana Negara. @dok.ist

Presiden Joko Widodo memberikan salam komando kepada Ketua DPN Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan), Budi Mulyawan. @dok.ist