Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Pemprov Jatim sumbang biaya penelitian untuk UNS Rp1 miliar
Pemprov Jatim serahkan sumbangan penelitian kepada Universitas Sebelas Maret (UNS). FOTO: sarifa-LICOM
HEADLINE PROOTONOMI

Pemprov Jatim sumbang biaya penelitian untuk UNS Rp1 miliar 

LENSAINDONESIA.COM: Banyak cara yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk bagi-bagi ‘berkah’ di Bulan Ramadan 2019. Mulai dari buka bersama dengan ratusan anak-anak yatim dari berbagai panti asuhan di Surabaya, hingga memberikan sumbangan senilai Rp1 miliar khusus untuk penelitian terkait ketahanan pangan di wilayan Mataraman di Jatim.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) Jatim Jumadi mengungkapkan para alumni yang tergabung dalam IKA UNS Jatim punya banyak program untuk memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan perguruan tingginya, Universitas Sebelas Maret di Solo, Jawa Tengah.

“Jadi ada dua tujuan kami IKA UNS Jawa Timur, untuk internal dan eksternal. Eksternal kita ingin mengabdi untuk masyarakat. Jika tahun kemarin (2018) dengan menggandeng bank untuk memberikan modal usaha mikro per orang Rp2,5 juta dan rombongnya, ada lagi beasiswa untuk anak-anak tidak mampu, juga bantuan untuk bencana di Pacitan.
Alumni biar bisa punya kontribusi kepada masyarakat,” ujar Jumadi kepada lensaindonesia.com usai buka bersama IKA UNS Jatim bersama anak yatim di Surabaya, Rabu (29/05/2019).

Sedangkan untuk kepedulian internal, pihaknya membantu perkembangan kampus UNS. Jumadi yang juga Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim ini menyebut ada bantuan dari Pemprov Jatim untuk meneliti ketahanan pangan di Jatim yang bakal dikerjakan oleh pihak UNS.

“Sebagai alumni kita juga mengabdi ke kampus, apa yang kita beri ke kampus kita berikan. Seperti bantuan sekarang ini khusus riset di wilayah Mataraman, Jawa Timur. Pemprov ingin di Mataraman ada analisis yang tajam untuk konsep ketahanan pangan karena wilayah ini termasuk agraris, meliputi Ngawi, Madiun, Pacitan. Kita bantu biaya riset untuk itu Rp 1 miliar,” papar dia.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Kuartal III/2019 sebesar 5,02 persen

Pihaknya berharap dengan upaya kebersamaan dan memberikan manfaat bagi masyaakat ini bisa terus berjalan dengan baik. Sehingga para alumni tak sekedar hanya bisa mengenang kampusnya, namun harus mampu berbuat lebih untuk keberlangsungan kampus tercinta.

“Saat ini jumlah alumni UNS yang ada di Jatim mencapai 46.000 orang. Ada yang asli dari Solo, adapula yang aslinya memang dari Jatim. Seperti masyarakat di Mataraman mereka rata-rata yang kuliah kalau nggak di Yogyakarta ya di Solo, Universitas Sebelas Maret. Selama ini kita kompak, ada pertemuan rutinnya,” tukas Jumadi.

Dalam acara ini hadir pula Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Sekdaprov Jatim yang juga Pembina IKA UNS di Jatim Heru Tjahjono, mantan Kadinkes Jatim Harsono, serta ratusan para alumni UNS yang ada di Jatim.@sarifa

CAPTION: Pemprov Jatim serahkan sumbangan penelitian kepada Universitas Sebelas Maret (UNS). FOTO: sarifa-LICOM