LENSAINDONESIA.COM: Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Timur 2019 terus berjalan. Kali ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan pemudik menggunakan Kereta Api (KA) di Stasiun Gubeng Surabaya, Senin (03/06/2019).

Ada dua rangkaian kereta yang diberangkatkan, yakni KA Penataran relasi Surabaya-Blitar (via Malang) dan KA Dhoho relasi Surabaya-Blitar (via Kertosono).

Khofifah menjelaskan kapasitas mudik balik gratis yang disediakan Pemprov Jatim dengan menggunakan kereta api mencapai sebanyak 166.498 orang dengan 141 perjalanan kereta api. Berlangsung selama 14 hari (8 hari mudik dan 6 hari balik), mulai tanggal 28 Mei – 12 Juni 2019.

Ada yang unik saat prosesi pemberangkatan para pemudik. Gubernur Jatim yang baru ini meminta semua yang hadir di Stasiun Gubeng untuk ikut membacakan Surat Al Fatihah saat akan melepas para peserta mudik gratis kali ini.

“Mari kita doakan para pemudik ini selamat sampai ditempat tujuan, bahagia suka cita dan bisa bersilaturahim bersama keluarga. Mari kita membaca surat Al Fatihah,” ujar gubernur sambil memimpin pembacaan Surat Al Fatihah dan sholawat di Stasiun Gubeng tadi.

Khofifah mengungkapkan Pemprov Jatim telah menggelar mudik gratis untuk tiga jenis angkutan, mulai dari bus, kapal laut dan kereta api. “Untuk mudik gratis bus dan kapal laut sudah selesai, yang kereta api ini besok (Selasa) terakhir ada 14 destinasi yang diberangkatkan mulai subuh hingga malam,” jelasnya.

Sedangkan untuk jadual mudik gratis demgan menggunakan KA setiap hari memberangkatkan 14 perjalanan. Mulau dari 4 KA Dhoho Surabaya-Blitar (via Kertosono), 4 KA Penataran Surabaya-Blitar (via Malang), 1 KA Probowangi Surabaya-Banyuwangi, 1 KA Tawangalun Malang-Banyuwangi, 1 KA Tumapel Surabaya-Malang, 1 KA lokal Sidoarjo-Bojonegoro, 2 KA lokal Surabaya-Kertosono.

Ditambahkan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Fattah Jasin mengatakan untuk hari ini ada dua kereta api gratis yang diberangkatkan, dengan selisih waktu hanya 10 menit.

“Memang untuk jadual kita menyesuaikan dengan PT KAI. Kita tidak bisa mengatur sendiri seperti bus atau kapal laut. Kali ini yang diberangkat hanya selisih 10 menit masing-masing 17.41 dan 17.51 WIB,” tandasnya.@sarifa

CAPTION: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan pemudik menggunakan Kereta Api (KA) di Stasiun Gubeng Surabaya, Senin (03/06/2019). FOTO: sarifa-LICOM