Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Jalur Trans Sulawesi putus dan 1.054 terendam akibat banjir Bandang
CAPTION: Kondisi banjir yang merendam perumahan warga di Kecamatan Asera, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. FOTO: antara
HEADLINE UTAMA

Jalur Trans Sulawesi putus dan 1.054 terendam akibat banjir Bandang 

LENSAINDONESIA.COM: Banjir bandang melanda wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara, Sabtu (08/06/2019).

Badan Penanggulangan Banjir Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe Utara pada Minggu (09/06/1019) mencatat, sebanyak 1.054 unit rumah di 28 desa di 6 kecamatan terendam banjir dengan jumlah pengungsi sebanyak 4.809 jiwa.

Musibah ini membuat jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara tertutup total karena sebuah jembatan permanen di Sungai Dampala, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah terputus.

Keterangan dari warga Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sabtu, menyebutkan bahwa jembatan Dampala ini merupakan penghubung utama antara ibu kota Kabupaten Morowali dengan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), sebuah kawasan indusri pertambangan nikel terbesar di Indonesia yang mempekerjakan lebih dari 30.000 tenaga kerja.

“Jembatan ini adalah jalur satu-satunya menuju kawasan IMIP, selanjutnya ke perbatasan Sulteng-Sultra di Konawe Utara (Sultra), tidak ada jalur alternatif,” ujar Ronal, seorang warga Desa Bahodopi.

Dengan terputusnya jembatan Dampala, praktis kawasan IMIP terisolir dari hubungan darat baik dari arah Palu, ibu kota Sulawesi Tengah maupun dari arah Kendari, ibu kota Sulawesi Tenggara, karena banjir bandang juga memutus Trans Sulawesi dari Sultra ke Sulteng di Kabupaten Konawe Utara, Sultra.

Ratusan kendaraan dilaporkan tertahan di ruas Trans Sulawesi Bungku Tengah, Morowali karena jalur ini memang sedang ramai-ramainya dilintasi para pemudik yang akan kembali ke kota masing-masing setelah merayakan Idul Fitri, baik ke kota-kota di Sulteng maupun di Sultra.

Bahkan menurut Ronal, ia baru saja menerima informasi melalui media sosial yang diposting warga Bungku bahwa sebuah jembatan di Desa Wosu, Kecamatan Bungku Tengah, juga hanyut dibawa banjir Sabtu pagi ini.

Baca Juga:  Bahas penguatan neraca perdagangan, Presiden ingatkan para menteri fokus terobosan tekan defisit

“Sudah tiga hari ini hujan deras terus mengguyur Morowali sehingga banyak permukiman warga yang tergenang air dan penghuninya terpaksa mengungsi ke tempat-tempat yang aman,” ujarnya.@LI-13

CAPTION: Kondisi banjir yang merendam perumahan warga di Kecamatan Asera, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. FOTO: antara