Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
Khofifah-Emil dan ratusan ASN Pemprov Jatim halal bihalal di hari pertama kerja
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa- Emil Elestianto Dardak menggelar halal bihalal bersama ASN Pemprov Jatim di hari pertama masuk usai cuti bersama Lebaran 2019. FOTO: sarifa-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Khofifah-Emil dan ratusan ASN Pemprov Jatim halal bihalal di hari pertama kerja 

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menggelar halal bihalal bersama ASN Pemprov Jatim.

Halal bihalal kali ini dibagi-bagi. Hari pertama masuk usai cuti bersama Lebaran 2019, Khofifah-Emil bersalam-salaman dengan pegawai di lingkungan Setdaprov Jatim di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (10/06/2019).

Ratusan ASN yang hadir di antaranya asal BPKAD Jatim, Bappeprov Jatim, Biro Setdaprov Jatin, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Jatim antre bersalaman. Tampak Gubernur Khofifah dan Wagub Emil kompak mengenakan pakaian dinas berwarna abu-abu.

Selain itu, ada juga Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono beserta istri dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim ikut berkumpul meramaikan halal bihalal yang diiringi lantunan sholawat hingga santunan kepada anak yatim.

Gubernur Khofifah merasa senang karena di hari pertama masuk ini ia menerima laporan hampir seluruh ASN hadir dan mengikuti acara ini.

“Alhamdulillah 100 persen ASN kecuali yang cuti hadir di hari pertama ini. Alhamdulillah ini awal yang baik dan kita akan bersinergi untuk menularkan energi positif. Kami saling bersalaman, bertatap mata itu energi positifnya luar biasa,” ungkap Khofifah usai acara.

Sementara dihadapan para ASN, Gubernur Khofifah juga menyatakan ada beberapa pekerjaan rumah yang perlu dibangun secara transedental. Seperti korban penyalahgunaan narkoba, AIDS, HIV di Jatim.

“PR-PR ini kan bukan hal yang sederhana. Bagaimana kita bersama-sama berseiring. Teman-teman relawan narkoba bergerak, polisi bergerak, counselor bergerak, kami juga bergerak. Tetapi bahwa ada sesuatu yang kami harapkan secara transedental kita mohon kepada Allah, mudah-mudahan anak-anak bangsa, anak-anak Jawa Timur dijauhkan dari korban penyalahgunaan narkoba,” tegas gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Baca Juga:  FKPPI bantah keras terlibat aksi di asrama mahasiswa Papua

Pihaknya juga telah melakukan langkah antisipasi untuk menangani peredaran narkoba di Surabaya, yakni berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya dan Walikota Surabaya. Secara bersama-sama, berseiring membawa masyarakat Jatim agar bersih dan bebas dari korban penyalahgunaan narkoba. Kasus penyalahgunaan narkoba kini sangat kompleks. Sehingga perlu dilakukan penanganan dari hulu ke hilir.

“Dan terutama pengedarnya ini juga milenial, penggunanya sebagian besar milenial. Kita menyiapkan tistas atau sekolah gratis berkualitas. Tapi penguatan SDM dan pembangunan manusia itu akan mereduksi, jikalau dampak dari efek narkoba tidak kita halau,” tandasnya.

Setelah selesai di Kantor Gubernur, Khofifah melanjutkan halal bihalal di Kantor OPD Pemprov Jatim di kawasan Gayungsari Surabaya. Beberapa OPD yang ada di kawasan tersebut di antaranya Dinas PU Bina Marga, PU Pengairan, Dinas Sosial, Balitbang, Dinas Pertanian, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim.@sarifa

CAPTION: Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa- Emil Elestianto Dardak menggelar halal bihalal bersama ASN Pemprov Jatim di hari pertama masuk usai cuti bersama Lebaran 2019. FOTO: sarifa-LICOM