Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Wiranto sebut rencana pembunuhan pejabat bukan karangan, Moeldoko: Dalang segera terungkap
Kepala Staf Presiden Moeldoko dan Menko Polhukam, Wiranto. FOTO: istimewa
HEADLINE DEMOKRASI

Wiranto sebut rencana pembunuhan pejabat bukan karangan, Moeldoko: Dalang segera terungkap 

LENSAINDONESIA.COM: Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko menyebut pengungkapan dalang kasus rencana pembunuhan empat pejabat negara tinggal menunggu waktu. Hal itu ia sampaikan saat menanggapi banyaknya eks TNI yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Itu nanti akan ketahuan siapa yang sesungguhnya. Ini masih proses hanya memakan waktu,” kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (12/06/2019).

Menurut Moeldoko, saat ini polisi terus mendalami keterangan para pihak yang sudah ditangkap dan dijadikan tersangka.

Saat ini, kata dia, polisi mulai mendalami dalang di balik rencana itu.

“Jadi kemarin belum sampai ke dalang kerusuhannya, kemarin lebih mengungkap asal usul senjata dan mau dipakai apa senjata itu,” kata Moeldoko.

Moeldoko menilai bisa saja ada tersangka anyar selain mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen. Ia meminta publik sabar menunggu Polri menuntaskan kasus tersebut.

“Ya bisa ada, bisa bagaimana nanti hasil investigasi berikutnya,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menegaskan dalang rencana pembunuhan empat tokoh nasional dan pimpinan lembaga survei yang menyeret Kivlan Zen bukan karangan. Dia menyebut ada empat saksi yang membeberkan peran dan perintah Kivlan.

“Ini pengakuan dari berita acara pemeriksaan, testimoni yang disumpah, bukan karangan kita,” kata Wiranto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019.

Polisi telah membeberkan secara jelas rencana pembunuhan lima orang itu kemarin. Wiranto berharap penjelasan itu dapat menetralisasi spekulasi yang beredar di masyarakat.

“Paling tidak sudah menetralisasi bahwa ‘ah ini Wiranto lebay, ini karangan pemerintah dan aparat keamanan untuk cari popularitas’,” kata Wiranto.

Wiranto sengaja tak merespons tudingan miring tersebut. Pasalnya, pada akhirnya, titik terang rencana pembunuhan itu terbuka lewat pengakuan para pelaku.

Baca Juga:  Pengamat: Ormas di Indonesia wajib taat pada UUD 45 dan Pancasila

Ia meminta publik sabar menunggu pengungkapan lebih lanjut kasus ini. Polisi, kata dia, masih mendalami kasus yang menjerat Kivlan Zen itu.

Polisi akan menguji keterangan empat pelaku itu dengan pihak lain yang diduga terlibat. “Tapi paling tidak dengan empat kesaksian yang kemudian mengerucut pada figur yang satu, itu sangat boleh jadi itu semuanya kan benar adanya,” jelas Wiranto.@LI-13

CAPTION: Kepala Staf Presiden Moeldoko dan Menko Polhukam, Wiranto. FOTO: istimewa