Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Keempat Pelindo sepakat integerasikan sistem pembayaran secara nasional
EKONOMI & BISNIS

Keempat Pelindo sepakat integerasikan sistem pembayaran secara nasional 

LENSAINDONESIA.COM: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III, dan IV (Persero) optimalkan Integrated Billing System (IBS) atau sistem pembayaran jasa kepelabuhanan yang terintegrasi secara nasional.

“Memang setiap Pelindo memiliki sistem pembayaran dan berlaku sesuai wilayah kerja masing-masing. Lalu Menteri BUMN menyarankan agar keempat Pelindo bersinergi menerapkan sistem pembayaran tarif jasa kepelabuhanan berbasis elektronik (single billing) yang terintegrasi secara nasional,” papar Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung, dalam keterangan persnya, Sabtu (14/06/2019).

Ia menambahkan, dengan teknologi dan jaringan internet telah mampu mengeliminasi keterbatasan pertemuan fisik dan waktu untuk memberikan pelayanan jasa yang prima.

“Standarisasi ini membuat proses bisnis berjalan lebih simple dan terukur, sehingga bisa efisien yang akan berimbas positif untuk menekan biaya logistik nasional,” tegas Doso.

Sementara itu, Putut Sri Muljanto, Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III mengungkapkan, kesiapan sistem teknologi informasi milik Pelindo III diharapkan mampu berkontribusi dalam penyiapan The New IBS yang akan berlaku pada pelabuhan wilayah kerja keempat Pelindo.

“Para pengguna jasa kepelabuhanan nantinya cukup mengatur kebutuhannya secara online melalui aplikasi dalam telepon pintar dengan 3 layanan utama, yakni e-booking untuk memesan layanan, e-billing untuk mengakses tagihan, dan e-payment untuk membayar secara online,” terang Putut.

Pada fase awal dari kerja sama tersebut masing-masing Pelindo akan menunjuk 1 terminal peti kemas yang akan diintegrasikan, yakni TPKD Belawan milik Pelindo I, TP 2 Priok milik Pelindo II, TPK Banjarmasin milik Pelindo III, dan TP Tarakan milik Pelindo IV.

Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN mengutarakan, pelabuhan berperan penting sebagai pendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi secara regional. Antar Pelindo harus bersinergi guna mengembangkan collective value.

Baca Juga:  Habiskan Rp 3 milyar, Pelindo III bangun Taman Barunawati

“IBS merupakan bagian dari rencana besar negara membuat pelabuhan berkembang berbasis ekosistem. Sehingga kebutuhan apapun untuk lalu lintas barang jasa melalui pelabuhan langsung terintegrasi dengan sistem perekonomian di wilayah tersebut,” tutur Edwin.

Pelindo III sudah mengimplementasikan single portal IBS yang memiliki layanan, yaitu e-registration, e-booking, e-tracking, e-payment, e-invoice, e-billing, dan e-care.@Rel-Licom

Foto: Penerapan IBS (Integrated Billing System) untuk keempat Pelindo mengarah pada efisiensi budgeting logistik.