LENSAINDONESIA.COM: PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) kini mulai mengurangi penggunaan truk guna mengefisiensi kelangsungan sisi logistik. Hal ini dikarenakan perusahaan rokok besar tersebut tengah mengembangkan peta jalan global.

Head of Stakeholders Regional Relations & CSR Sampoerna, Ervin Laurence Pakpahan mengatakan, langkah ini sebagai salah satu cara untuk mengurangi efek lingkungan akibat dari operasi dan rantai pasokannya.

‘Di tahun 2018, penggunaan angkutan truk turun 11 persen. Untuk itu, Sampoerna menggunakan jasa angkutan kapal laut sebagai gantinya dan naik tujuh persen, lalu kereta api, naik empat persen. Maka dari itu, Sampoerna sudah berhasil mengurangi produksi karbon sebesar 8,9 persen,” tandas Ervin di Jakarta, Rabu (17/06/2019).

Ervin menambahkan, dalam hal ini Sampoerna sangat terbuka bekerja sama dengan berbagai institusi guna mengurangi efek emisi dari usahanya. Apalagi pihak Sampoerna saat ini fokus pada upaya berkelanjutan dan energi berkelanjutan ramah lingkungan.

“Efisiensi jejak karbon di lingkungan merupakan salah satu bentuk strategi Sampoerna secara berkesinambungan. Manajemen lingkungan yang efektif dari sirkulasi usaha melampaui apa yang digariskan aturan dan perundang-undangan,” tegasnya.@L6,Eld-Licom

Foto: Suasana ruang produksi pabrik rokok HM Sampoerna, ilustrasi-istimewa