Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Di Gresik, Presiden Jokowi bagi-bagi 3.200 sertifikat tanah
Gresik Raya

Di Gresik, Presiden Jokowi bagi-bagi 3.200 sertifikat tanah 

LENSAINDONESIA.COM: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sebanyak 3.200 sertifikat hak atas tanah untuk warga Kab. Gresik di GOR Tri Dharma PT Petrokimia Gresik, Kab. Gresik, Jawa Timur, Kamis (20/06/2019).

Dalam kunjungannya di Jatim ini, Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Jokowi didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresil Sambari Halim.

Presiden Jokowi menyampaikan terdapat 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia. Sekitar 46 juta tanah sudah disertifikat, sedang sisanya 80 juta tanah belum bersertifikat. Ia menargetkan pada 2025 semua lahan sudah bersertifikat.

“Saya pesan, jika sudah bersertifikat, maka ketika di rumah segera di simpan dengan baik yaitu dengan dilaminating dan di foto copy. Apabila terjadi kerusakan, bisa diurus di BPN hanya dengan membawa foto copy tersebut,” kata Jokowi dihadapan masyarakat.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil memastikan semua tanah di Kab. Gresik akan bersertifikat pada 2024. Semua pengurusan sertifikat tanah dipermudah oleh pemerintah. “Selain dipermudah, pengurusan sertifikat juga cepat,” tehas Sofyan.

Di Kab. Gresik terdapat sekitar 400 ribu bidang tanah belum bersertifikat. Pada 2019 ini, ditargetkan 54 ribu tanah bersertifikat. Pada 2020, ditingkatkan menjadi 110 ribu tanah bersertifikat.

“Dengan dukungan Bupati, Pemprov Jatim dan kerja keras dari BPN, 400 ribu tanah yang belum memiliki sertifikat bisa bersertifikat pada tahun 2024,” ungkapnya.

Sofyan Djalil menambahkan fungsi dari tanah yang telah bersertifikat, yakni tidak akan terjadi sengketa tanah dan dapat dijadikan sebagai agunan.

“Misalnya membeli mobil. Pinjaman itu harus digunakan secara berhati-hati agar tanah tidak disita oleh bank,” imbuh dia.

Sementara, Gubernur Jatim Khofifah mengatakan di Jatim sendiri, terdapat 19.498.377 bidang tanah yang terdaftar. Dari jumlah tersebut, 54,5 persen tanah sudah bersertifikat. Sedangkan sisanya sebesar 45,5 persen belum bersertifikat.

Baca Juga:  Mapolrestabes Medan diserang bom bunuh diri

“Target PTSL (Pendaftaran Tanah Sitematis Lengkap) sebanyak 2.191.520 bidang tanah bisa disertifikatkan pada tahun ini. Tujuannya adalah agar semakin sejahtera masyarakat Jatim,” papar Khofifah.

Tak lupa, orang nomor satu di Jatim ini mengingatkan bagi para penerima sertifikat tanah untuk berhati-hati dalam menggunakan sertifikat tersebut. Pasalnya, keberadaannya bisa digunakan untuk meningkatkan dan memberdayakan ekonomi keluarga.

Sertifikat tanah itu sendiri, bisa dipergunakan sebagai sarana meminjam uang di bank. Masyarakat langsung bisa mengambil Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah yaitu 7 persen per tahun.

“Saya mohon agar sertifikat yang diterimakan dijaga. Apabila sertifikat tanah dijadikan sebagai agunan, harus dihitung kemampuan membayarnya tiap bulannya,” tukas Gubernhr Khofifah.

Sebelum menyerahkan ribuan sertifikat di Kab. Gresik, Presiden dan Ibu Negara smenyempatkan menghadiri akad nikah putri dari Rais Am PBNU KH Miftachul Akhyar yang dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Jalan Kedung Tarukan Surabaya tadi siang.@Sarifa