Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Isi jabatan kosong, Gubernur Khofifah bakal gelar mutasi pejabat Pemprov
Jawa Timur

Isi jabatan kosong, Gubernur Khofifah bakal gelar mutasi pejabat Pemprov 

LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam waktu dekat dipastikan akan menggelar mutasi di lingkungan Pemprov Jatim.

Hal ini dilakukan untuk mengisi jabatan kosong Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pejabat eselon II (setara kepala dinas/badan/biro) yang memasuki masa purna tugas pada tahun 2019 ini.

Sebelum melakukan mutasi pejabat, Khofifah meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim untuk melakukan assessment kepada para pejabat eselon II. Utamanya bagi mereka yang telah menduduki jabatannya lebih dari dua tahun.

“Sekarang ini kan sudah ada beberapa jabatan yang kosong, dikarenakan ASN masuk masa purna tugas, Ibu Gubernur akan melakukan mutasi/rotasi pejabat. Tapi sebelum itu dilakukan beliau akan melihat kemampuan, kompetensi para pejabat yang sekarang menduduki posisi jabatannya apakah cocok, sesuai atau tidak. Yaitu dengan melakukan tes assesment untuk 12 pejabat eselon II khususnya yang sudah lebih dari dua tahun,” ujar Kepala BKD Jatim Anom Surahno pada LICOM, Jumat (21/06/2019).

Anom menyebut pelaksanaan assessment akan digelar pada awal Juli mendatang, dan setelah selesai akan digelar mutasi/rotasi di lingkungan Pemprov Jatim.

“Awal Juli mulai assessment untuk 12 pejabat. Setelah hasil assessment keluar, Ibu Gubernur akan melakukan mutasi/rotasi. Setelah sebagian terisi, maka selanjutkan tahapan open bidding (lelang jabatan) pejabat eselon III dengan pangkat dan golongan 4B. Saat pelantikan usianya tidak lebih dari 56 tahun,” katanya.

Ditambahkan Anom, meski ada 12 pejabat eselon II yang diwajibkan mengikuti assessment nantinya, tidak harus semuanya dilakukan mutasi. Jika hasil assessmentnnya bagus dan sesuai dengan jabatannya saat ini, maka dipstikan tidak akan dipindah.

“Brlum tentu juga mereka 12 orang yang akan mengikuti assessment harus dipindah. Tergantung hasil tesnya nanti,” tutupnya.

Baca Juga:  Rasa Ideologi Pancasila, Presiden Jokowi contohkan KIS, KIP hingga BBM satu harga dan Infrastruktur

Ke-12 nama pejabat eselon II yang telah menjabat lebih dari dua tahun di jabatannya saat ini dan akan mengikuti assessment, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr Kohar, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim Jumadi juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim Supratomo.

Sedangkan OPD yang saat ini kosong karena pejabat eselon II memasuki masa purna tugas dan dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) adalah Asisten I Bidang Pemerintahan Setdaprov Jatim, Asisten III Bidang Kesejahteraan Masyarakat Setdaprov Jatim, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Direktur RSUD Saiful Anwar Malang, Wadir Layanan RSUD dr Saiful Anwar Malang, Kepala Biro Sumber Daya Alam Setdaprov Jatim dan satu staf ahli Gubernur Jatim.@Sarifa