Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Karyawan RS Soewandi yang gantung diri tinggalkan surat wasiat
Jenazah Darmanto di RS dr Soetomo Surabaya. FOTO: rofik-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Karyawan RS Soewandi yang gantung diri tinggalkan surat wasiat 

LENSAINDONESIA.COM: Warga Jl Tambak Segaran IV Surabaya digemparkan seorang pria yang nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Korban adalah Darmanto, karyawan honorer Rumah Sakit Soewandi Surabaya.

Darmanto ditemukan gantung diri di depan pintu kamar mandi rumahnya dengan pilinan tali rafia, Sabtu (22/06/2019).

Belum jelas apa yang melatarbelakangi bapak dua anak itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu tragis. Pria 27 tahun itu hanya meninggalkan secarik surat wasiat yang di selipkan di dalam saku celananya.

Pesan di dalam surat yang ia tulis pun hanya terdiri dari tiga kata, “Makamkan di Jombang”. Seolah, korban mengisyaratkan ingin ‘kembali’ ke tanah ke lahirannya, yaitu Sumobito, Kabupaten Jombang.

Guna keperluan penyelidikan, Polsek Simokerto membawa mayat korban ke RS dr Soetomo untuk dilakukan visum.

Darmuji kakak korban mengaku belum mengetahui pasti penyebab korban sampai nekat mengakhir hidupnya dengan cara gantung diri. Menurutnya, Darmanto yang sudah dikaruniai dua anak itu adalah sosok pendiam. “Kalau ada masalah tidak pernah cerita,” ungkapnya saat ditemui di kamar jenazah RSUD dr Soetomo.

Informasi sementara yang dihimpun lensaindonesia.com dari petugas kepolisian, korban mengalami masalah utang-piutang.

Sementara itu, Wahyu rekan kerja korban mengungkapkan, Darmanto adalah salah satu karyawan yang rajin. “Orangnya rajin, kerjanya sregep,” ucapnya saat ditemui di kamar jenazah RSUD dr Soetomo.

Kata dia, Darmanto mulai berkerja di RS Soewandi sekitar tahun 2011 sebagai cleaning service. Karena kerjanya bagus, ia pun akhirnya masuk sebagai karyawan honorer. “Sekarang sudah naik sebagai staf, tapi masih honorer,” pungkasnya.@LI-13

CAPTION: 
Jenazah Darmanto di RS dr Soetomo Surabaya. FOTO: rofik-LICOM

Baca Juga:  Tiga kandidat ini daftar cawali Surabaya lewat PDIP