Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Media sosial dihebohkan dengan kabar beredarnya informasi kandungan taurine dalam minuman energi yang dibuat dari sperma banteng. Tudingan itu diperkuat dengan gosip perusahaan Longhorn Cattle sudah melakukan tes laboratorium dan mengkonfirmasi temuan sperma banteng di dalam minuman.

Menanggapi hal itu, halaman online Frequently Asked Question (FAQ) Red Bull, salah satu produsen minuman energi yang foto produknya digunakan, menegaskan bahwa taurine tidak dibuat dari sperma banteng karena merupakan senyawa kimia hasil sintesis perusahaan farmasi. “Taurine bukan sesuatu yang berasal dari hewan,” bantah Red Bull.

Dikroscek ke halaman pengecekan fakta stophoax yang dikelola Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, dijelaskan senyawa taurine mendapat namanya karena pertama kali diisolasi dari empedu sapi.

Namun saat ini taurine sudah diproduksi sintesis dan sama sekali tidak berhubungan dengan sperma atau testis sehingga info dipastikan hoax.

Taurine sendiri dipercaya sebagai salah satu bahan untuk membangkitkan stamina terutama untuk kalangan lelaki. @LI-15