Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ditebus Rp 1 miliar, inilah merpati termahal sejagad raya
Foto detik
HEADLINE

Ditebus Rp 1 miliar, inilah merpati termahal sejagad raya 

LENSAINDONESIA.COM: Seekor merpati yang diberi nama Jayabaya belakangan menjadi fenomenal setelah laku terjual dengan harga sangat fantastis, Rp 1 miliar. Dara jawara milik Aristyo Setiawan yang sebelumnya dibeli dengan harga cuma Rp 50 juta itu kini jadi merpati termahal sejagad setelah ditebus Robby Eka Wijaya

Aris mengaku sengaja mematok harga tak masuk akal Rp 1 miliar agar merpati jagoannya itu tak terus menerus ditawar orang. Sebelumnya ada penawar dari Banten (Rp 700 juta) dan Robby dari Depok (Rp 750 juta) yang terus memepetnya. “Saya patok Rp 1 miliar biar gak ada yang mau beli. Tapi saya kaget setelah ada yang berani menebusnya. Jadi dua bulan lalu memang ada yang nawar dari Banten (Rp 700 juta) dan pak Robby (Rp 750 juta),” jelasnya pria asal Cisaranten, Bandung ini.

Terjualnya merpati Jayabaya dengan harga fantastis menjadi sejarah tersendiri di kalangan para penggemar merpati. Apalagi, pada tahun 2018 lalu harganya cuma Rp 50 juta. “Fantastis. Soalnya di Indonesia saya belum pernah dengar harga semahal itu. Saya saja dulu belinya cuma Rp 50 jutaan,” sambungnya.

Perlu diketahui, Jayabaya dihargai sangat mahal karena memang punya sederet prestasi mentereng. Terakhir, merpati ini berhasil menjuarai perlombaan yang digelar Penggemar Merpati Tinggi Indonesia (PMTI) 2018 lalu. “Dalam setahun bisa dapat prestasi belasan itu luar biasa,” tutur Aris.

Memang banyak keuntungan yang didapat jika punya merpati jawara, terutama mendapatkan uang hasil menjuarai setiap perlombaan yang rata-rata bernilai Rp 75 juta hingga hadiah mobil mewah

Robby sendiri punya alasan merogoh kocek hingga Rp 1 miliar. Menurutnya, kepuasan lebih penting ketimbang hitung-hitungan pengeluaran untuk membeli burung. “Karena hobi, berapa banyak (pengeluaran) gak bisa ngomong. Saya sendiri sudah mengamati Jayabaya sejak tahun 2018 dan prosentase kemenangannya selalu di atas 80 persen,” ucapnya. @dc/LI-15

Baca Juga:  Kongres IKA ITS aklamasi pilih Sutopo Kristanto sebagai ketua umum