LENSAINDONESIA.COM: Sebuah mobil Mitsubishi Pajero Dakar dengan nomor polisi AG 1853KQ menabrak pohon di Jalan Walikota Mustajab, tepatnya di depan Grand City Mall Surabaya, Kamis (04/07/2019) sekitar pukul 22.00 WIB.

Seorang saksi mata bernama Suratna mengatakan, sebelum mengalami kecelakaan mobil ‘mewah’ warna hitam itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah jembatan WTC.

Dari atas jembatan, kedengaran suara mobilnya keras sekali, lalu menabrak pembatas jalan dan pohon higga roboh,” ungkapnya.

Dikatakan Suratna, pohon yang ditabrak itu tumbang menutup jalan sehingga menimbulkan kemacetan.

Sementara petugas kepolisian yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung mengamankan pengemudi dan seorang penumpang lainya untuk diperiksa kelengkapan surat-surat kendaraannya.

Seusai meminta keterangan, pengemudi langsung mencopot nomor polisi kendaraan.

“Tadi petugas langsung mencopot plat nomor mobilnya,” ujar Suratna.

Diketahui, pengemudi mobil Pajero itu adalah Wibisono (19) dan seorang rekannya, Satriyo.

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang enggan disebut namanya membenarkan, bahwa pengemudi mobil merupakan anak dari seorang pejabat di Kota Blitar.

“Info yang beredar anaknya orang kedinasan di Kota Blitar,” sebutnya.

Sementara itu, Kapolsek Genteng AKP Anggi Saputra saat dikonfirmasi membenarkan soal informasi kecelakaan tersebut. Namun ia mengaku belum mendapat laporan secara lengkap.

“Iya benar, tapi saya belum mendapat laporan lengkap,” singkatnya.@rofik

CAPTION: Mobil Mitsubishi Pajero dengan nomor polisi AG 1853KQ menabrak pohon hingga tumbang di Jalan Walikota Mustajab, tepatnya di depan Grand City Mall Surabaya, Kamis malam (04/07/2019). FOTO: rofik-LICOM