Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Berdalih buat biaya sekolah anak, suami jual istri layani seks treesome
Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni (putih) saat membawa tersangka Muhammad Amin Santoso dan DAN saat gelar perkara di Mapolres, Senin (08/07/2019). FOTO: rofik-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Berdalih buat biaya sekolah anak, suami jual istri layani seks treesome 

LENSAINDONESIA.COM: Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya membongkar praktik protitusi ‘jual istri’ media sosial facebook.

Dari pengungkapan kasus ini, PPA Polrestabes Surabaya menangkap Muhammad Amin Santoso (29) dan istrinya yang berinisial DAN, warga Sukomanunggal.

Praktik protitusi online yang dilakukan Muhammad Amin Santoso adalah menawarkan istrinya kepada pria hidung belang dengan layanan seks treesome (bermain seks tiga orang) tarif Rp2 juta sekali kencan.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, pihak mengungkap kasus Tindak Pidana Perdangangan Orang (TPPO) ini setelah mengetahui pelaku memposting layanan threesome itu di akun facebook Banyu Biru Prei Kanan Kiri.

“Tersangka ini (Muhammad Amin Santoso) adalah suami sahnya korban (DAN). Tersangka memposting layanan seksual threesome di akun facebook yang dibuatnya,” terang Ruth Yeni kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (08/07/2019).

Dihadapan petugas, tersangka mengaku baru sekali menawarkan istrinya untuk layanan seks threesome dengan dalih buat biaya sekolah kedua anaknya. Namun dari jejak digital di facebooknya, penyidik mendapati aktivitas tersebut dilakukan sejak tahun 2009 lalu.

“Alasan yang klise, pelaku baru sekali menawarkan istrinya. Dari jejak digital yang diposting di grub esek-esek di facebook terdekteksi sejak bulan Mei 2019,” tambah Ruth Yeni.

Ruth menyebutkan pasangan suami istri ini ditangkap saat petugas Timsus Asusila Polretabes Surabaya melakukan pengerbekan disebuah hotel dikawasan Jl Kedungsari. “Pada saat kita melakukan pengerbekan di sebuah hotel di Surabaya. Mereka melakukan aktivitas bersama-sama,” paparnya.

Dari pengerbekan itu, petugas mengamankan barang bukti uang tunai Rp2 juta, tiga celana dalam, 1 bra milik korban, bill hotel serta 1 buah handphone dan surat nikah milik tersangka dan korban.

Baca Juga:  Tetap prima memasuki pancaroba, ini lho tipsnya!

Sementara korban DAN mengaku menerima ajakan suaminya dalam melakukan seks menyimpang tersebut dengan alasan tertarik dengan tarifnya. “Cuma tertarik uangnya,” ucapnya.

Sementara tersangka Muhammad Amin Santoso mengaku dirinya yang bekerja sebagai kuli bangunan, mendapat inspirasi setelah membuka group di facebook. “Lihat di group lalu saya posting foto istri dan ada yang mau,” ungkapnya.

Dari kejahatan pelaku, terancam terjerat pasal 2 UU RI no 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdangangan Orang (TPPO) dan pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP atau mencari keuntungan dari pelacuran perempuan.@rofik

CAPTION: Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni (putih) saat membawa tersangka Muhammad Amin Santoso dan DAN saat gelar perkara di Mapolres, Senin (08/07/2019). FOTO: rofik-LICOM