Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Azka Khoirunnisa, seorang remaja asal Sawojajar, Kabupaten Malang tercatat sebagai jemaah calon haji (JCH) termuda di Asrama Haji Embarkasi Surabaya Sukolilo.

Gadis yang baru lulus SMA itu tak menyangka bisa menunaikan Rukun Islam ke-5 di usianya yang baru menginjak 18 tahun.

Sebelumnya, Azka telah didaftarkan orang tuanya haji sejak berusia 7 tahun, tepatnya di 2008. Dia juga bercerita jika foto dirinya saat mendaftar berbeda jauh dengan yang saat ini karena terpaut jarak 11 tahun.

“Saya bersyukur bisa daftar saat umur masih kecil. Banyak yang sudah tua tapi masih menanti (keberangkatan) tapi saya bersyukur sudah didaftarkan orang tua saya,” kata Azka pada LICOM di Surabaya, Kamis (11/07/2019).

Remaja yang lahir pada 2 Juli 2001 ini menceritakan berhaji memang cita-citanya sejak kecil. Saat mengetahui jika didaftarkan orang tuanya, Azka mengaku tak sabar untuk melihat kemegahan Baitullah.

Di sana, Azka ingin berdoa agar diberi ketetapan iman dan menjadi pribadi yang lebih taat agama. Azka juga ingin bermunajat agar cita-citanya bisa tercapai.

“Doa khususnya buat Rasulullah, orang tua, buat kakak. Buat orang-orang terdekat. Saya ingin menjadi anak yang sholeh membanggakan kedua orang tua. Pengen cita-citanya terkabul, saya ingin ambil kedokteran,” cetus Azka.

Azka berangkat haji tak sendirian, ia ditemani ibundanya Uswatun Hasanah (54). Uswatun mengatakan keinginan berhaji dengan anaknya memang impiannya sejak lama.

“Saya dulu pernah haji. Haji pertama banyak orang yang dengan orang keluarganya, saya melihatnya iri. Saya kepengan seperti itu. Alhamdulillah bisa terwujud,” kata Uswatun.

Karena keinginan itu, Uswatun akhirnya mendaftarkan seluruh keluarganya pada 2008. Namun saat gilirannya berhaji pada 2018, Azka terpaksa tak bisa ikut karena usianya yang belum mencukupi.

Akhirnya, suami Uswatun dan dua anaknya memutuskan berhaji pada 2018. Sementara dirinya dan Azka harus menunda haji satu tahun berikutnya.

“Waktu mapnya disisihkan itu menangis menjerit-jerit karena umurnya kurang untuk berhaji. Dulu masih nunggu dapat KTP,” ibunda Azka.@sarifa

CAPTION: 
Azka Khoirunnisa di Asrama Haji Embarkasi Surabaya Sukolilo. FOTO: sarifa-LICOM