Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 2 tahun penjara terhadap terdakwa kasus penyebaran hoax (berita bohong) Ratna Sarumpaet.

Ratna dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus berita bohong terkait penganiayaan dirinya.

“Mengadili, menyatakan, terdakwa Ratna Sarumpaet telah terbukti secara sah bersalah menyebar pemberitaan bohong. Menjatuhkan terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama dua tahun,” kata Hakim Ketua Joni saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/07/2019).

Dalam amar putusannya, Hakim Ketua Joni mengatakan, Ratna terbukti bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1947. Kebohongan yang dilakukan Ratna telah menimbulkan keonaran.

Joni mengatakan penahanan Ratna dihitung dengan dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani. Hakim juga memerintahkan terdakwa tetap berada di tahanan.

Hukuman ini sejatinya lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang meminta majelis hakim menghukum Ratna enam tahun penjara.

Usai dibacakannya sidang vonis, Ratna langsung berdiskusi dengan tim kuasa hukumnya. Setelah itu, pengacara Ratna, Desmihardi, menyatakan masih pikir-pikir terhadap vonis yang dibacakan.

“Mengingat putusan baru dibacakan kami pikir-pikir dulu yang mulia,” kata Desmihardi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menyatakan pikir-pikir atas vonis yang dibacakan. Baik JPU maupun kuasa hukum Ratna punya waktu tujuh hari untuk menyatakan banding atau tidak. Bila tidak ada usulan masuk ke Pengadilan, dianggap menerima putusan majelis hakim.@LI-13

CAPTION: 
Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoax Ratna Sarumpaet menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Foto: SINDOnews/Rico Afrido S