Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Aksi kejahatan tiga bandit curanmor yang ditembak mati polisi sempat direkam warga
Jenazah tiga bandit curanmor kelompok Lumajang saat dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya, Sabtu (13/07/2019). FOTO: Rofik-LICOM
HEADLINE JATIM RAYA

Aksi kejahatan tiga bandit curanmor yang ditembak mati polisi sempat direkam warga 

LENSAINDONESIA.COM: Sepakterjang tiga bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kelompok Lumajang berakhir di ujung pistol polisi.

Tiga bandit curanmor yang dtembak mati petugas Unit Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya di kawasan Jalan Dharmawangsa itu diantaranya Idris Efendi (24) warga Desa Jambe Sari, Sumber Baru, Kabupaten Jember, Sofyan (27) dan Susanto Efendi (37) keduanya warga Desa Kali Glagah, Sumber Baru, Kabupaten Jember.

Kejahatan kelompok Lumajang ini berhasil dibongkar setelah petugas mendapatkan rekaman video aksi mereka saat mencuri sepeda motor di Jl Jojoran Surabaya pada Sabtu 6 Juli 2019 lalu.

Saat itu, kawanan curanmor ini beraksi dengan membawa mobil Toyota Calya warna silver bernopol N 1036 RV. Ketika itu, seorang warga yang mengetahui langsung merekamnya dari kejauhan dan kemudian menyerahkan gambar tersebut kepada petugas.

“Sabtu kemarin mereka kerja (melakukan pencurian) di Jl Jojoran, dan ada warga yang mengambil gambar mobilnya,” ungkap anggota Opsnal Resmob yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Berbekal bukti itu, petugas kemudian melakukan identifikasi. Ternyata, mobil Toyota Calya yang digunakan pelaku untuk tindak kejahatan itu merupakan kendaraan sewaan dari sebuah rental di Jember.

Sepertinya, para pelaku ini menyewa mobil tersebut untuk jangka waktu yang lama. Hal ini terbukti saat petugas mendapati mobil tersebut masuk wilayah Surabaya beberapa hari kemudian.

Mengetahui hal itu, petugas lantas melakukan pembuntutan. Hingga akhirnya para pelaku memasuki kawasan Jalan Dharmahusada. Di lokasi ini mereka menggasak motor Honda Vario. Karena sudah diintai, petugas pun langsung melakukan penyergapan pada Sabtu pagi (13/07/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

Barang bukti senjata tajam dan peralatan milik tiga bandit curanmor kelompok Lumajang yang ditembak mati petugas Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Sabtu (13/07/2019). FOTO: Rofik-LICOM

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti mengatakan, ketiga pelaku saat akan disergap tanpa basa-basi langsung menyerang petugas menggunakan senjata tajam (sajam).

Baca Juga:  FKPPI apresiasi rencana pembangunan Istana Kepresidenan di Papua

“Karena membahayakan keselamatan anggota, kami lakukan tindakan tegas terukur (tembak mati),” ucap Bima kepada lensaindonesia di kamar jenazah RSUD dr Soetomo Surabaya.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sebilah celurit, 3 bilah Pisau penghabisan, puluhan Kunci T, tang pemotong baja, satu mobil Toyota Calya warna silver dan motor Honda Vario.

Dalam setiap aksinya, pelaku kerap mengincar motor yang diparkir di tempat kost dengan terlebih dahulu merusak gembok pagar.@rofik

CAPTION: 
Jenazah tiga bandit curanmor kelompok Lumajang saat dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya, Sabtu (13/07/2019). FOTO: Rofik-LICOM