Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Heboh ikan asin, ternyata makanan ini bisa picu kanker
Ikan asin
HEADLINE

Heboh ikan asin, ternyata makanan ini bisa picu kanker 

LENSAINDONESIA.COM: Ikan asin belakangan ini jadi trending topik di medsos berkat pernyataan kontroversial Galih Ginanjar yang diduga ditujukan untuk mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.

Makanan khas Indonesia ini paling akrab didengar di kehidupan masyarakat Indonesia. Meskipun baunya khas menyengat, namun ikan asin banyak digemari karena bisa diolah untuk berbagai masakan.

Namun ikan asin ternyata bisa membahayakan kesehatan karena berpotensi menimbulkan penyakit berat.

Menurut dokter ahli radiasi onkologi dr Denny Handoyo Kirana Sp Onk Rad, konsumsi ikan asin yang terlalu sering bisa memicu kanker saluran pencernaan. “Kanker yang mungkin muncul adalah rongga mulut, nasofaring dekat tenggorokan, kerongkongan dan lambung. Risiko paling besar adalah nasofaring karena letaknya ngumpet di belakang hidung, sedikit lebih tinggi dari rongga mulut,” terangnya.

Ditambahkan dr Denny, areal ini berbahaya karena sulit dijaga kebersihannya, bahkan dengan cara sikat gigi sekalipun. Tak heran bila kanker nasofaring baru ditemukan bila ukurannya sudah besar.

Untuk mencegah kanker nasofaring, dr Denny menyarankan penerapan pola hidup sehat dan lebih bijak memilih ikan asin. “Bahan dan kesegaran ikan mempengaruhi kualitas ikan asin. Mau beli di pasar atau pinggir pantai, pastikan tahu proses pembuatan dan kesegaran ikan yang digunakan. Risiko kanker makin besar dengan penggunaan pengawet, misal formalin dan boraks,” pungkasnya. @dc/LI-15

Baca Juga:  BNPT: Mahasiwa PKN STAN harus punya nasionalisme tinggi hadapi serangan ideologi lain