Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Pertamina EP Asset 4 Field Cepu menggelar pelatihan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) tahap 2 di Balai Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

Pelatihan tersebut berkembang, meluas di lima desa lainnya yakni Desa Tanjung, Desa Sogo, Desa Ngraho, Desa Wado Kecamatan Kedungtuban dan Desa Sumber Kecamatan Kradenan dengan jumlah peserta 45 orang.

Wakil Bupati Blora, Arief Rohman merespon positif semangat belajar warga untuk melestarikan lingkungan dengan system SRI organic.

“Progress nya sangat pesat, bahkan saya tak pernah mendapat informasi yang detail seperti ini terkait kelebihan pertanian organic jika bukan dari mereka yang menerangkan kepada saya,” ungkap Arif dalam keterangan resmi yang diterima Lensaindonesia.com, Minggu (14/07/2019).

Ia menambahkan, dari segi pemasaran juga menjadi poin penting, sebab menjadi tidak baik jika hulu sudah berjalan namun hilirnya tak berjalan semestinya.

“Kami berharap dan mengusahakan agar produk beras organic ini kedepannya bisa dikonsumsi hingga wilayah Blora, Jawa Tengah hingga ekspor keluar,” tandas Arief.

Di saat yang sama, juga diserahkan alat pencacah kompos kepada Kelompok Bina Alamsri yang sudah mengikuti pelatihan PSRLB tahap 1 guna percepatan produksi pupuk organic.

Afwan Daroni, Cepu Field Manager juga menyampaikan, harapannya agar kelompok tani ini semakin kompak dalam memajukan pertanian di Blora.

“Semoga produktifitas pertanian dan ekonomi masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.@Rel-Licom

Foto: Wakil Bupati Blora, Arief Rohman merespon positif semangat belajar warga untuk melestarikan lingkungan dengan system SRI organic.ist