Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Perampok beraksi lagi di minimarket, uji nyali tantang polisi Surabaya
Perampok di Alfamidi.mengacungkan parang saat beraksi (rofik)
HEADLINE

Perampok beraksi lagi di minimarket, uji nyali tantang polisi Surabaya 

LENSAINDONESIA.COM: Aksi perampokan minimarket kembali terjadi di Surabaya. Setelah Senin (15/7/2019) dini hari kemarin Alfamart Jl Kyai Tambak Deres digarong, Rabu (17/7/2019) sekitar pukul 23.24 WIB, giliran Alfamidi di Jl Raya Kenjeran 139-141, yang disatroni¬† dua pelaku bersenjata tajam dan pistol. Pelaku datang mengendarai motor Honda Supra X 125 L 2772…

Dalam rekaman cctv, dua pelaku masuk ke Alfamidi dan langsung menodongkan pisau penghabisan kepada salah satu karyawan Alfamidi, Sunarko, lalu menggiringnya ke meja kasir.

“Begitu masuk pelaku bilang mau beli rokok. Saat saya arahkan ke kasir, tiba-tiba mengeluarkan parang dari tasnya ditodongkan ke punggung saya,” ujar Surnarko.

Korban sempat berusaha lari keluar untuk mencari pertolongan. Namun di depan pintu masuk sudah menghadang pelaku lain yang bergerak seolah-olah mengeluarkan pistol dari balik jaketnya. “Saya sempat mau keluar, tapi dari arah pintu masuk satu pelaku lainnya menghadang dan tangannya seperti mengeluarkan pistol dari jaket,” tambahnya.

Sunarko menyatakan, saat kejadian selain dirinya ada tiga karyawan Alfamidi lainnya berada di belakang dan satu karyawan perempuan yang bertugas sebagai kasir. “Mereka langsung mengambil uang di laci kasir” pungkasnya.

Kasus sudah dilaporkan Polsek Tambaksari. Jumlah kerugian uang kasir yang dibawa kabur sekitar Rp 1,7 juta.

Sumber Lensa Indonesia di kepolisian menyebut perampokan Alfamart dan Alfamidi yang hanya berselang 2 hari dengan jarak yang tak terlalu jauh ini modusnya nyaris sama. Pelaku juga menggunakan parang untuk menakut-nakuti korban sedang rekannya bergerak seolah-olah mengeluarkan pistol. “Mungkin orangnya beda tapi berasal dari kelompok yang sama,” jelasnya sambil meminta namanya tak usah dicantumkan. @rofik

Baca Juga:  KUA-PPAS belum akomodir kepentingan masyarakat Surabaya, Fraksi PKB: Kami bukan tukang stempel